Kemenparekraf dan KOCCA Bahas Kolaborasi Film-Musik, Aktor Korea Lee Won Jung Ikut Hadir

pantau.com
1 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menerima kunjungan dari Korea Creative Content Agency (KOCCA) yang turut didampingi aktor Korea Lee Won Jung dari RUNUP Company di Jakarta pada Senin, 12 Januari 2026.

Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama bilateral antara Indonesia dan Korea Selatan di bidang industri kreatif, khususnya subsektor film dan musik.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menilai kolaborasi ini dapat menjadi langkah strategis yang saling menguntungkan, memanfaatkan kekayaan budaya Indonesia dan besarnya potensi pasar lokal.

Kerja Sama Strategis di Bidang Film dan Musik

Irene Umar menyampaikan bahwa penggabungan kekuatan budaya kedua negara dapat membuka jalan bagi kolaborasi jangka panjang di industri kreatif.

"Dalam hal pembuatan film, kita bisa menyelaraskan harapan yang sama karena masing-masing negara punya aspek budaya yang menginspirasi dan mengeksplorasi potensi ide maupun kolaborasi yang dapat terjadi ke depan. Biasanya, hal-hal tersebut bisa memperkuat hubungan dan pemahaman terkait industri kreatif antar kedua negara," ungkapnya.

Ia menekankan pentingnya membangun ekosistem bersama agar tercipta lompatan besar dalam rencana aksi bersama Korea Selatan.

Lebih lanjut, Irene menyebut bahwa inisiatif konkret harus diwujudkan lewat diplomasi publik yang kuat, mengingat tingginya popularitas K-pop di Indonesia yang bisa menjadi pintu masuk untuk kerja sama musik.

Dukungan KOCCA dan RUNUP Company

Direktur Regional KOCCA Indonesia, Lee Gi Haun, mengungkapkan komitmen lembaganya dalam pengembangan talenta lintas sektor seperti film, animasi, musik, komik, penyiaran, video gim, fesyen, dan konten berbasis teknologi baru.

Ia juga menyebut adanya rencana membawa talenta Indonesia ke Korea Selatan untuk mendapatkan pengalaman dan pengakuan yang lebih luas.

"Untuk subsektor film, kami yakin kalau film Indonesia sudah bagus tinggal dikembangkan bersama agar bisa lebih baik lagi. Sementara subsektor musik, kami ingin merealisasikan agar talenta-talenta Indonesia bisa dibawa ke Korea atau masuk ke jaringan internasional yang lebih besar," ia mengungkapkan.

COO RUNUP Company, Choi Do Suk, menambahkan bahwa pihaknya optimis terhadap potensi kolaborasi kreatif antara kedua negara.

"Dengan mengombinasikan sinergi antara teknik perfilman Indonesia yang unggul serta ragam lokasi yang kaya dengan kekuatan naskah Korea yang terstruktur dengan baik, atau dengan berbagi pengalaman bagaimana K-pop dan K-content meraih pengakuan global, kami ingin mengambil peran signifikan dalam mengangkat konten Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi," jelasnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
AS Hentikan Penerbitan Visa Imigran 75 Negara, Termasuk Rusia dan Tetangga RI
• 23 jam laluviva.co.id
thumb
Klarifikasi UGM: Terungkap Fakta Jasa Cetak Sampul Skripsi hingga Nomor Seri Ijazah Jokowi
• 13 jam lalufajar.co.id
thumb
DPR Kritik Pemda Habiskan Rp1 Miliar Cuma Buat Makan: Tak Masuk Akal!
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
Sambut 2026, METOO Hadirkan Solusi Gigi Putih dan Sensitif Lewat HAP Shield dan MW-3 Advanced Whitening
• 9 jam laluviva.co.id
thumb
Dilantik Jadi Ketua Perwosi, Tri Tito Karnavian Komitmen Tingkatkan Kesehatan Perempuan dan Keluarga
• 3 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.