Bisnis.com, JAKARTA — Desainer lokal masih memiliki ruang untuk mempertahankan identitas di tengah tren global yang dinamis, dengan tantangan utama terletak pada cara mengkomunikasikan kualitas produk kepada konsumen.
Creative Director of The Canopy Room, Anita Anastasia, menilai bahwa branding dan kehadiran di media sosial memegang peran penting dalam membangun persepsi pasar.
“Kualitas produk itu sudah pasti ada, tapi belum tentu customer tahu kalau kita tidak membangun branding dan social media presence yang kuat,” ujar Anita Anastasia dalam konferensi pers di acara peluncuran retail space The Canopy Room, Jakarta Selatan, Jumat (16/1/2026).
Hal itu sangat relevan bagi pelaku UMKM fashion yang umumnya belum memiliki toko fisik. Saat ini, berbagai titik sentuh digital menjadi sarana utama untuk memperkenalkan karakter brand sekaligus membedakan diri dari kompetitor.
Anita menambahkan bahwa diferensiasi brand tidak hanya bergantung pada produk, tetapi juga pada cara menyampaikan cerita di baliknya.
“Touch point yang kuat itu bisa datang dari branding, kualitas produk, dan bagaimana brand hadir secara online,” katanya.
Baca Juga
- Taza Luncurkan Koleksi Modest Fashion Ramah Lingkungan
- Intip Tren Fashion 2026: Warna-warna Berani hingga Maksimalisme
- 5 Tren Fashion yang Bakal Diminati di 2026
Terkait tren fashion, Anita menilai tidak banyak perubahan ekstrem yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Dia menyebut gaya minimalis masih menjadi kecenderungan yang terus berulang dan relevan lintas waktu.
“Tren fashion itu sebenarnya berputar disitu saja, yang membedakan adalah bagaimana kita mengkomunikasikan tren tersebut ke customer,” jelas Anita.
Menurutnya, strategi komunikasi menjadi faktor penentu agar tren tetap terasa relevan bagi konsumen.
“Kami ingin membangun ekosistem apresiasi terhadap proses kreatif dan menjadi jembatan antara kreator dan komunitas di Indonesia,” ungkapnya.
Anita menyampaikan bahwa Indonesia memiliki banyak talenta dengan cerita dan proses kreatif yang kuat. Karena itu, The Canopy Room dihadirkan sebagai ruang yang mewadahi pertemuan komunitas kreatif lintas disiplin untuk mendorong kolaborasi dan pertumbuhan fashion lokal.
Menutup pernyataannya, creative director of the canopy room itu menekankan pentingnya melihat fashion sebagai media ekspresi yang terus berkembang.
“Fashion adalah cerita yang hidup dan identitas yang tumbuh bersama zaman,” tutupnya. (Angel Rinella)



