Menurut Sony, kejadian tersebut menggambarkan pentingnya pemahaman yang baik tentang sistem operasional kendaraan, baik itu kendaraan listrik (EV) maupun kendaraan dengan mesin pembakaran internal (ICE) yang menggunakan transmisi otomatis. Pemahaman ini harus diimbangi dengan kontrol emosi agar tidak terburu-buru dalam mengambil tindakan.
Dalam kasus tersebut, Sony mencatat bahwa pengemudi tampaknya tidak memahami sistem operasional dengan benar atau bertindak tergesa-gesa. Ia juga menyoroti kewajiban pengemudi untuk memastikan kendaraan dalam keadaan aman, seperti tidak meninggalkan kendaraan saat mesin masih hidup, dan memastikan transmisi berada di posisi P serta menarik tuas handbrake.
Lebih lanjut, Sony menjelaskan bahwa kejadian tersebut kemungkinan disebabkan oleh kelupaan yang terjadi akibat emosi atau tindakan terburu-buru, terutama pada kendaraan dengan sistem selected gear model tombol/soft touch atau rotater. Untuk menghindari insiden serupa di masa depan, ia menyarankan agar perusahaan penyedia jasa transportasi memberikan pelatihan yang tepat dan disampaikan oleh ahli berlisensi.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.




