GenPI.co - Sebanyak 23 desa yang tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, diterjang banjir.
Bencana banjir dipicu, karena hujan yang mengguyur wilayah tersebut, sejak Kamis (15/1) hingga Jumat (16/1) dini hari.
BPBD Kendal menyebut ada 9.196 jiwa dan sekitar 4 ribu rumah yang terendam banjir, dengan ketinggian air 10 sampai 10 centimeter.
Daerah yang terparah, yakni di Desa Kumpulrejo, Kecamatan Kaliwungu, dengan ketinggian air hingga 1 meter.
Kepala Seksi Kesiapsiagaan dan Kedaruratan BPBD Kendal Iwan Sulistyo mengatakan air sudah berangsur surut, pada Jumat (16/1).
“Banjir di Kecamatan Ngempel, Pegandon, Brangsong, serta Kaliwungi mulai surut. Tetapi, kami tetap siaga,” katanya dikutip dari Antara, Sabtu (17/1).
Dia mengungkapkan petugas gabungan mengevakuasi sejumlah warga yang terjebak banjir di Kecamatan Pegandon.
Iwan menyampaikan BPBD telah mendirikan dapur umum di Kecamatan Pegandon dan Kaliwungu, untuk memenuhi kebutuhan logistik warga.
Dia mengingatkan masih adanya potensi cuaca ekstrem yang menerjang wilayah Kendal, hingga beberapa waktu ke depan.
“Kami imbau warga tetap waspada potensi cuaca yang bisa menjadi pemicu bencana banjir,” ucapnya. (ant)
Video populer saat ini:




