Lewat MVP PNM, Ribuan Pelajar Angkat Kisah Ibu sebagai Pahlawan Keluarga

viva.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Di tengah maraknya tren konten visual di media sosial, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menghadirkan ruang kreativitas yang tidak hanya mengejar viralitas, tetapi juga sarat makna. Melalui ajang Madani Visual Parade (MVP), PNM mengajak pelajar tingkat SLTA dari seluruh Indonesia untuk mengangkat kisah inspiratif tentang peran ibu dalam kehidupan keluarga.

Mengusung tema “Ibuku Pahlawanku”, MVP menjadi lomba kreativitas video berskala nasional yang bertujuan memvisualisasikan apresiasi terhadap sosok ibu sebagai pahlawan keluarga. Program ini sekaligus menjadi wujud komitmen PNM sebagai lembaga keuangan milik negara yang fokus pada pemberdayaan perempuan prasejahtera.

Baca Juga :
Perempuan Lentera Kehidupan, 12 Potret Terbaik Jurnalis Nasional Dipamerkan di MRT Bundaran HI
Ada Kisah Insan yang Tumbuh Bersama Nasabah di Balik Layanan PNM

Pelajar SLTA se-Indonesia Angkat Peran Ibu Pahlawan Keluarga lewat MVP PNM
Photo :
  • Dok. PNM

Memasuki penyelenggaraan tahun kedua, MVP mengalami perluasan signifikan. Jika sebelumnya hanya diperuntukkan bagi pelajar SMK, tahun ini kompetisi dibuka untuk seluruh jenjang SLTA dengan total hadiah mencapai ratusan juta rupiah. Antusiasme peserta pun tinggi, tercatat 1.000 siswa dari 86 sekolah di berbagai daerah di Indonesia turut ambil bagian.

Salah satu peserta mengaku ajang ini memberinya perspektif baru dalam membuat konten.

“Biasanya kami bikin video supaya viral atau estetik. Tapi lewat MVP, kami belajar bikin konten yang punya makna, kayak refleksi tentang kota kami, tentang ibu kami, tentang hal-hal yang selama ini kami anggap biasa,” ucapnya.

Pesan tersebut juga menguat dalam rangkaian kegiatan winner tour yang diikuti 10 finalis terbaik SLTA. Selama tiga hari dua malam di Jakarta, para finalis mengikuti tur kota, Sashiko Workshop, serta talkshow bertema “Refleksi Kota & Asa Madani”.

Talkshow tersebut menghadirkan Iqbal Raisid (Iqbalbalqi) selaku produser Vindes dan Aco Tenriyagelli (acotenri), sutradara film Suka Duka Tawa untuk Tujuan. Keduanya mendorong peserta untuk membangun perspektif baru dalam berkarya, dengan menempatkan empati dan refleksi sosial sebagai fondasi utama konten visual.

Sekretaris Perusahaan PNM, Lalu Dodot Patria, menegaskan bahwa MVP bukan sekadar kompetisi, melainkan ruang belajar bagi generasi muda.

“Kami melihat kreativitas anak-anak SLTA hari ini bukan hanya soal teknis pembuatan video, tetapi bagaimana mereka menggunakan konten sebagai cara membaca kondisi, menangkap realitas, dan menyampaikan pesan dengan empati. MVP kami hadirkan sebagai ruang belajar, ruang berekspresi, sekaligus ruang menumbuhkan perspektif,” ujar Dodot Patria dalam keterangannya yang diterima VIVA, Jakarta, Jumat (16/1/2026).

Baca Juga :
Ada Potret 'Perempuan Lentera Kehidupan' di MRT Bundaran HI, PNM Perkuat Pemberdayaan
PNM Tanam 374 Ribu Pohon, Wujud Komitmen Dukung Program Penghijauan Nasional
Pendekatan Hati ke Hati, Cara PNM Layani Kelompok Subsisten

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham Nobar Film Uang Passolo
• 6 jam laluharianfajar
thumb
Eks Timnas Vietnam: Indonesia Kini Jauh Lebih Kuat
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
2.152 wisatawan Kunjungi Pulau Seribu Saat Libur Isra Miraj
• 3 jam laluliputan6.com
thumb
Sopir JakLingko Ugal-Ugalan di Duren Sawit, Diadukan Lewat Aplikasi Jaki
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Prediksi Liverpool vs Burnley: Tekad The Reds Mengakhiri Dahaga Kemenangan di Awal 2026
• 1 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.