GenPI.co - Mentan Amran Sulaiman menyatakan negara akan menggaji petani untuk memulihkan sawah terdampak bencana Sumatra.
Amran Sulaiman mengatakan pemulihan sawah terdampak bencana, menggunakan skema padat karya yang melibatkan petani.
“Petani memulihkan lahan pertanian, sekaligus mendapat pendapatan selama prosesnya,” katanya dikutip dari Antar, Sabtu (17/1).
Dia mengungkapkan sawah yang rusak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, diperbaiki sendiri oleh pemiliknya. Namun, biayanya ditanggung negara.
“Saudara kita memiliki pendapatan. Pemerintah pusat membantu benih, pengolahan tanah, perbaikan irigasi. Ini perintah langsung Presiden,” ujarnya.
Amran memastikan pendapatan harian hasil pemulihan sawah itu, akan cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
“Pendapatannya cukup untuk harian. Kemudian bekerja di sawahnya sendiri, sedangkan benih dan irigasi ditanggung pemerintah pusat,” tuturnya.
Dia menyampaikan khusus di Aceh, ada sekitar 10 ribu hektare sawah yang direhabilitasi dengan membutuhkan tenagakerja 200 ribu hari orang kerja (HOK) yang dibayar harian.
Sementara itu, total luas lahan sawah yang rusak mencapai 54.233 hektare di Aceh. Kemudian 37.318 hektare di Sumatera Utara, dan 6.451 hektare di Sumatera Barat.
“Proses pemulihan untuk kerusakan ringan dan sedang, maksimal tiga bulan sudah selesai,” ucapnya. (ant)
Tonton Video viral berikut:


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5162262/original/039091800_1741870934-20250313-Ahok-MER_3.jpg)

