Pelayaran kapal cepat dari Pelabuhan Muara Angke ke sejumlah pulau di Kabupaten Kepulauan Seribu kembali dibuka, usai dihentikan sementara akibat cuaca buruk.
Kepala Unit Pengelola Angkutan Perairan (UPAP) Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta, Muhamad Wildan Anwar, mengatakan pelayaran telah kembali dibuka sejak Kamis (15/1).
“Hari ini kapal cepat sudah mendapatkan izin berlayar dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP),” kata Wildan, seperti dikutip dari Antara.
Ia mengatakan dari empat lintasan utama yang dilayani kapal cepat Dishub, hanya tiga lintasan yang mendapatkan izin berlayar.
Pertama, lintasan Muara Angke-Pulau Untung Jawa-Pulau Lancang-Pulau Payung-Pulau Tidung. Kedua, lintasan Muara Angke-Pulau Untung Jawa-Pulau Pari-Pulau Panggang-Pulau Pramuka.
Ketiga, lintasan Muara Angke-Pulau Pari-Pulau Pramuka-Pulau Kelapa. Sementara, untuk lintasan dari Pelabuhan Muara Angke menuju Pulau Sabira belum mengantongi izin dari KSOP.
“Lintasan Muara Angke-Pulau Kelapa-Pulau Sabira belum mengantongi izin,” ujar Wildan.
Kondisi Cuaca Berangsur MembaikMenurut Wildan, adanya izin berlayar karena cuaca sudah mulai membaik berdasarkan info dari BMKG.
“Alhamdulillah kapal Dishub kembali berlayar,” tuturnya.
Sebelumnya, layanan operasional pelayaran kapal Dishub dari Pelabuhan Muara Angke menuju Kepulauan Seribu dihentikan sementara akibat cuaca buruk sejak Senin (12/1) hingga Rabu (14/1).
Kebijakan ini diambil karena kondisi cuaca buruk yang ditandai dengan curah hujan tinggi, serta gelombang laut yang berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
Keputusan tersebut mengacu pada data cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta belum diterbitkannya izin berlayar oleh KSOP Muara Angke.
"Keselamatan penumpang adalah prioritas utama,” pungkas Wildan.




