Pantau - Gempa bumi dengan magnitudo 4,5 mengguncang wilayah Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, pada Jumat malam, 16 Januari 2026, pukul 20:41 WITA.
Gempa Dangkal Akibat Aktivitas Sesar AktifInformasi ini disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
"Jadi gempa itu terjadi dengan kedalaman dua kilometer dan tidak berpotensi tsunami", ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BMKG Wilayah IV, Nasrol Adil, dalam keterangan tertulis yang diterima di Kota Palu.
Episenter gempa berada di laut, tepatnya pada koordinat 1,40 derajat Lintang Utara dan 120,93 derajat Bujur Timur, atau sekitar 61 kilometer utara dari Kabupaten Tolitoli.
BMKG menjelaskan bahwa "gempa bumi yang terjadi ini merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif".
Dampak gempa dirasakan di wilayah Tolitoli dengan intensitas III hingga IV MMI, yang artinya getaran dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah.
Tidak Ada Laporan Kerusakan, Warga Diminta Tetap TenangHingga saat ini, BMKG belum mencatat adanya gempa susulan pascakejadian.
Selain itu, belum ada laporan kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.
Nasrol Adil mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, dan terus memperbarui informasi dari sumber resmi BMKG.



:strip_icc()/kly-media-production/medias/4324104/original/086319500_1676384649-20230214-Progres-Pembangunan-Proyek-Meikarta-Faizal-1.jpg)
