Penulis: Krisafika Taraisya Subagio
TVRINews, Jakarta
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf), Irene Umar mendorong teater musikal Indonesia untuk berani menembus pasar global.
Menurut Irene, kualitas produksi teater musikal Indonesia saat ini sudah menunjukkan standar internasional dan layak diperkenalkan ke panggung dunia.
Hal itu tercermin dari totalitas para pemain, tim kreatif, serta kekuatan musikalitas dan koreografi dalam pertunjukan Rodgers & Hammerstein’s Cinderella produksi Center Stage Community (Censtacom).
"Teater musikal Indonesia perlu lebih disebarluaskan ke seluruh dunia. Kita punya seni pertunjukan yang bisa dibanggakan dan mampu bersaing secara global. Manfaatkan media sosial yang kita miliki untuk terus mendukung dan mempromosikan karya-karya ini," ujar Irene dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com di Jakarta, Sabtu, 17 Januari 2026.
Kemudian, Irene menilai keterlibatan generasi muda dalam produksi teater musikal menjadi modal penting penguatan subsektor seni pertunjukan sebagai bagian dari ekonomi kreatif nasional.
"Saya menonton dengan hati dan melihat hasil latihan jangka panjang para pejuang teater musikal. Dengan pertunjukan bertaraf internasional yang didukung talenta dari generasi muda tentu ini membuktikan visi Indonesia Emas 2045 bisa kita capai," ucapnya.
Rodgers & Hammerstein’s Cinderella dijadwalkan tampil sebanyak tujuh kali pada 15–18 Januari 2026. Seluruh pemain dan tim produksi merupakan hasil audisi terbuka, dengan proses kreatif yang berlangsung selama sekitar sembilan bulan.
Beberapa lagu ikonik seperti "In My Own Little Corner", "Ten Minutes Ago", dan "Do I Love You Because You’re Beautiful?" menjadi kekuatan utama pertunjukan ini.
Pertunjukan yang disutradarai Josephine Angelica tersebut mengadaptasi dongeng klasik Cinderella dengan pendekatan modern tanpa meninggalkan nilai-nilai universal tentang keberanian bermimpi, ketulusan, dan harapan. Pesan-pesan tersebut dinilai relevan bagi semua usia dan lintas budaya.
Censtacom sendiri merupakan komunitas teater musikal nirlaba yang berdiri sejak 2019 dan telah memproduksi sekitar 20 pementasan, termasuk adaptasi musikal Broadway.
Tak hanya menghadirkan karya seni di atas panggung, pertunjukan Cinderella juga melibatkan pelaku UMKM melalui penjualan merchandise, kuliner, serta penyediaan area photobooth. Ekosistem ini dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat ekonomi kreatif Indonesia di pasar global.
Editor: Redaksi TVRINews


/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2024%2F09%2F03%2F4fb3440b-e137-403b-9fe3-2dbad840dcad_jpg.jpg)


