Warga Denmark-Greenland Serentak Demo Tolak AS: Hands Off Greenland!

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Rencana Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk mengambil alih Greenland memicu gelombang demonstrasi besar di Denmark dan Greenland.

Ribuan warga akan turun ke jalan pada Sabtu (17/1) dalam aksi demonstrasi "Hands Off Greenland", sebagai bentuk penolakan atas tekanan politik AS.

Aksi ini digelar menyusul pernyataan Trump yang menyebut dirinya mungkin akan mengancam tarif dagang terhadap negara-negara yang menentang rencananya mengambil alih Greenland.

Demo akan berlangsung serentak di sejumlah kota besar Denmark seperti Kopenhagen, Aarhus, Aalborg, dan Odense, serta di ibu kota Greenland, Nuuk. Ribuan warga menyatakan akan ikut serta melalui media sosial.

“Tujuannya adalah mengirim pesan yang jelas dan bersatu tentang penghormatan terhadap demokrasi Greenland dan hak asasi manusia yang mendasar,” ujar Uagut, asosiasi warga Greenland di Denmark, dikutip dari AFP.

Aksi di Depan Kantor Konsulat dan Kedutaan Besar AS

Di Nuuk, demo dijadwalkan dimulai pukul 16.00 waktu setempat. Massa akan berbaris sambil membawa bendera Greenland menuju kantor Konsulat AS.

Sementara itu, di Kopenhagen, unjuk rasa akan dimulai pukul 12.00 siang dan dijadwalkan singgah di depan Kedutaan Besar AS sekitar satu jam kemudian.

Ketua Uagut, Julie Rademacher, menilai perkembangan terbaru membuat warga Greenland berada dalam tekanan, baik yang tinggal di Greenland maupun di Denmark.

“Peristiwa-peristiwa terbaru telah menempatkan Greenland dan orang-orang Greenland di Greenland maupun di Denmark dalam tekanan,” ujar Rademacher dalam pernyataan tertulis.

“Ketika ketegangan meningkat dan orang-orang masuk dalam kondisi siaga, kita berisiko menciptakan lebih banyak masalah daripada solusi bagi diri kita sendiri dan satu sama lain. Kami menyerukan agar orang-orang Greenland di Greenland dan Denmark berdiri bersama,” lanjutnya.

Aksi 'Hands Off Greenland' digelar oleh Uagut bersama gerakan warga Hands Off Greenland dan Inuit, payung organisasi asosiasi Greenland. Aksi ini juga bertepatan dengan kunjungan delegasi anggota parlemen AS ke Kopenhagen.

Di Greenland sendiri, sedikitnya 900 orang telah menyatakan akan ikut serta dalam aksi ini. Jumlah tersebut cukup signifikan mengingat total populasi Greenland hanya sekitar 57.000 jiwa.

Salah satu penyelenggara aksi, Kristian Johansen, menegaskan demo ini adalah bentuk solidaritas terhadap kepemimpinan politik Greenland.

“Dengan demonstrasi ini, kami ingin menunjukkan bahwa kami mengambil tindakan, bahwa kami berdiri bersama dan bahwa kami mendukung para politisi, diplomat, dan mitra kami,” ujarnya.

Penyelenggara lain, Avijaja Rosing-Olsen, menekankan tuntutan utama aksi tersebut adalah penghormatan terhadap kedaulatan Greenland.

“Kami menuntut penghormatan terhadap hak negara kami untuk menentukan nasib sendiri dan terhadap kami sebagai sebuah bangsa,” katanya.

“Kami menuntut penghormatan terhadap hukum internasional dan prinsip-prinsip hukum internasional. Ini bukan hanya perjuangan kami, ini adalah perjuangan yang menyangkut seluruh dunia,” sambung dia.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kanada-China Sepakat Pangkas Tarif Kendaraan Listrik dan Minyak Canola
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Guru Besar yang Tidak Besar
• 11 jam lalukompas.com
thumb
Menkop Sebut Piazza Firenze Garut Bukti Koperasi Bisa Maju dan Modern
• 19 jam laludetik.com
thumb
Miskonsepsi susu untuk MBG, memaknai gizi dalam kebijakan publik
• 57 menit laluantaranews.com
thumb
Antara SPPG dan Guru Honorer: Siapa yang Dianggap Penting?
• 5 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.