Pembersihan Internal Besar-besaran Terus Berlanjut di Militer Partai Komunis Tiongkok, 10 Jenderal Menghilang Bersamaan

erabaru.net
7 jam lalu
Cover Berita

Pembersihan besar-besaran di tubuh militer Partai Komunis Tiongkok (PKT) terus meningkat. Pada Sidang Pleno Kelima Komisi Pusat Inspeksi Disiplin (KPKD) PKT yang ditutup pada 14 Januari, tercatat sebanyak 10 anggota dari kalangan militer tidak hadir, termasuk mantan Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Disiplin Militer, Letnan Jenderal Chen Guoqiang. Para pakar menilai hal ini menunjukkan bahwa pembersihan internal di militer PKT masih terus berlangsung.

EtIndonesia. Sidang Pleno Kelima KPKD PKT digelar pada 12 hingga 14 Januari. Komunike sidang menunjukkan bahwa jumlah anggota KPKD yang hadir adalah 120 orang, berkurang 11 orang dibandingkan tahun lalu.

Pengamat juga mencatat bahwa dari total 22 anggota KPKD yang berasal dari sistem militer, tahun lalu semuanya hadir, namun tahun ini 10 orang absen—hampir setengahnya. Mereka terdiri dari 8 letnan jenderal dan 2 mayor jenderal.

Para anggota militer yang absen berasal dari berbagai matra, termasuk angkatan darat, laut, udara, serta Pasukan Polisi Bersenjata. 

Di antaranya adalah mantan Wakil Sekretaris Komisi Disiplin Komisi Militer Pusat, Letnan Jenderal Chen Guoqiang; Wakil Komisaris Politik Angkatan Laut, Letnan Jenderal Leng Shaojie; serta Wakil Komisaris Politik Angkatan Laut, Letnan Jenderal Cheng Dongfang.

 “Ini menunjukkan bahwa pembersihan besar-besaran di dalam militer PKT masih terus berlangsung. Kita melihat para jenderal senior dari berbagai matra, termasuk dari Komando Teater Timur dan Selatan, satu per satu tersandung kasus. Kini yang ditangkap adalah para kroni mereka,” kata Pembawa acara Military Intelligence Bureau, Zhou Ziding. 

Pada Sidang Pleno Keempat PKT yang digelar Oktober tahun lalu, dari 42 anggota Komite Sentral yang berasal dari militer, 27 orang tidak hadir, dengan tingkat ketidakhadiran mencapai 63 persen, di mana 22 di antaranya berpangkat jenderal penuh.

 “Pembersihan besar-besaran di militer secara keseluruhan—tingkat jatuhnya dan tersingkirnya para jenderal senior—jauh melampaui bayangan dunia luar. Dilihat dari dua indikator ini saja, yakni tingkat kehadiran anggota Komite Sentral dan anggota KPKD, sudah tampak bahwa situasi internal sebenarnya jauh lebih rumit dan mungkin tak terbayangkan oleh pihak luar,” ujar penulis kolom Epoch Times, Wang He. 

Tahun lalu, pada Sidang Pleno Keempat tersebut, sembilan jenderal yang sebelumnya dipromosikan dan dipercaya oleh pemimpin PKT Xi Jinping—termasuk Wakil Ketua Komisi Militer Pusat He Weidong dan Kepala Departemen Kerja Politik Komisi Militer Pusat Miao Hua—jatuh secara bersamaan.

Di antara 10 orang yang absen dalam sidang pleno kali ini, mantan Kepala Auditor Komisi Militer Pusat, Mayor Jenderal Sun Bin, telah dicopot dari jabatannya sebagai anggota Kongres Rakyat Nasional.

Wang He menambahkan:  “Ini menunjukkan bahwa karena telah terjadi perubahan dalam kekuasaan tertinggi militer PKT, para pemegang kekuasaan koersif sebelumnya pasti akan diganti. Dan mereka yang memegang ‘pisau kekuasaan’ itu kemungkinan besar akan menghadapi akhir yang sangat tragis. Pertarungan internal di militer ini sangat kejam—barangkali yang paling brutal sejak PKT berkuasa.”

Dilaporkan oleh wartawan New Tang Dynasty Television, Li Yun dan Qiu Yue.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Viral Mobil Pasang Stiker Biru di Plat Nomor Diduga Hindari Ganjil Genap, Polisi Bakal Lakukan Penyelidikan
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Libur Panjang Akhir Pekan Naik KRL Jogja-Solo, Ini Jadwalnya
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ketika Altruisme, Moralitas, dan Sistem Saraf Gagal Bertemu
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
The Fed Sebut Ekonomi AS Meningkat pada Awal 2026
• 22 jam laluidxchannel.com
thumb
4 Wakil ASEAN Cetak Sejarah di Australia Open 2026, Ada Janice Tjen
• 19 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.