Taruna KKP Siap Turun Langsung Bantu Pemulihan Bencana Sumatra

tvrinews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Lidya Thalia.S

TVRINews, Jakarta

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung penanganan bencana di wilayah Sumatra dengan menerjunkan taruna dari berbagai satuan pendidikan vokasi. Para taruna ditugaskan untuk membantu percepatan pemulihan wilayah terdampak, khususnya pada tahap pembersihan pascabencana.

Salah satu taruna Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP), Muhammad Ridho, mengaku bangga dapat terlibat langsung dalam misi kemanusiaan tersebut. Ia menyebut penugasan ini sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus pengabdian kepada masyarakat.

“Saya siap seratus persen sebagai taruna yang diberangkatkan ke Sumatra untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Kami akan berusaha semaksimal mungkin membantu pemerintah di lapangan,”kata Ridho dalam keterangan resmi KKP, Sabtu, 17 Januari 2026.

Ridho menjelaskan, para taruna akan terlibat langsung dalam berbagai kegiatan di lokasi terdampak, mulai dari pembersihan area hingga membantu proses pemulihan lingkungan. Penugasan ini juga menjadi sarana penerapan ilmu dan keterampilan yang telah mereka peroleh selama menjalani pendidikan.

Dalam pelaksanaannya, para taruna dibekali berbagai perlengkapan pendukung seperti tali, sarung tangan, sepatu lapangan, serta alat bantu sederhana lainnya guna menunjang aktivitas pembersihan di area yang sulit dijangkau.
Sebagai bagian dari respons cepat bencana, KKP telah mengerahkan sebanyak 1.142 taruna dari berbagai lembaga pendidikan vokasi kelautan dan perikanan ke sejumlah titik terdampak di Sumatra. 

Kehadiran mereka difokuskan untuk membantu pembersihan lumpur dan puing di wilayah yang tidak dapat dijangkau alat berat.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan kondisi medan di lokasi bencana cukup berat, sehingga membutuhkan dukungan tenaga tambahan.

“Saya sudah meninjau langsung ke lapangan dan memang kondisinya cukup berat. Karena itu kami membekali para taruna sebelum diterjunkan. Salah satu tugas utama mereka adalah membantu membersihkan lumpur yang cukup tebal,”ungkap Trenggono saat melepas keberangkatan taruna di Halim beberapa waktu lalu.

Ia menegaskan, pengerahan taruna menjadi wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat saat menghadapi situasi darurat. KKP juga membuka peluang penambahan jumlah taruna apabila kondisi di lapangan masih membutuhkan dukungan tenaga tambahan.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Polres Nagan Raya Tangkap Dua Pengedar 81 Paket Sabu di Aceh
• 12 jam lalupantau.com
thumb
Jejak Hitam Bripda MR, Desersi Brimob Aceh yang Gabung Tentara Bayaran Rusia
• 5 jam lalumerahputih.com
thumb
Menbud Dorong Percepatan Pemugaran Muarajambi Jadi Living Heritage Dunia
• 9 jam lalutvrinews.com
thumb
Flyover Taman Pelangi Segera Dibangun dengan Biaya Rp400 Miliar dari APBN
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Kemendag Umumkan Kenaikan HPE Konsentrat Tembaga dan Emas
• 18 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.