Bawa 11 Orang, Pesawat ATR 42 IAT yang Hilang Kontak di Maros Masih Dicari

suara.com
4 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Sebuah pesawat ATR 42 registrasi PK-THT milik IAT hilang kontak di Sulawesi Selatan pada Sabtu (17/1/2026) saat menuju Makassar.
  • Kontak terputus pukul 12.23 WITA setelah pesawat melenceng dari jalur pendekatan Bandara Sultan Hasanuddin.
  • Pesawat yang disewa PSDKP ini membawa 11 orang; pencarian intensif sedang dilakukan oleh Kantor SAR Makassar.

Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari dunia penerbangan tanah air setelah sebuah pesawat dilaporkan hilang kontak di wilayah Sulawesi Selatan pada Sabtu (17/1/2026).

Pesawat dengan nomor registrasi PK-THT tipe ATR 42 milik operator Indonesia Air Transport (IAT) tersebut tengah menempuh rute dari Yogyakarta menuju Makassar.

Berdasarkan informasi dari Basarnas, pesawat yang menjalankan misi Marine Patrol Flight itu dinyatakan masuk dalam status DETRESFA atau fase bahaya.

Komunikasi terakhir dengan awak pesawat terpantau terputus pada pukul 12.23 WITA atau sekitar pukul 04.23 UTC.

Pesawat yang sedang disewa oleh PSDKP ini membawa total 11 orang, yang terdiri dari delapan kru dan tiga orang penumpang.

Titik koordinat terakhir hilangnya kontak pesawat berada di kawasan Maros - Pangkep, tepatnya pada posisi 04°57’08” S 119°42’54” E.

Peristiwa ini bermula saat pesawat diarahkan oleh petugas ATC untuk melakukan pendekatan ke landasan RWY21 Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

"Pesawat tidak berada pada jalur yang seharusnya," bunyi informasi yang disampaikan kepada awak media.

Namun, posisi pesawat terpantau melenceng dan tidak berada pada jalur yang seharusnya sehingga dilakukan pengarahan ulang.

Baca Juga: Mendunia, Spesifikasi Pesawat 'Buatan Indonesia' yang Dipakai AS dalam Operasi Senyap di Venezuela

Nahas, setelah instruksi terakhir diberikan untuk mengembalikan pesawat ke jalur pendaratan, kontak komunikasi justru terputus total.

Sampai saat ini, pihak otoritas terkait masih terus melakukan upaya pencarian intensif di lokasi yang menjadi titik koordinat terakhir.

"Saat ini sedang dilakukan pencarian," lanjut informasi berupa keterangan tertulis tersebut.

Kantor SAR Makassar telah menggerakkan dua tim rescue yang berkekuatan 15 personel untuk melakukan penyisiran di lokasi kejadian.

Tim evakuasi juga membekali diri dengan unit truk personel, mobil rescue, hingga perangkat drone untuk memantau medan dari udara.

Hingga berita ini diturunkan, seluruh pihak terkait masih menunggu perkembangan terbaru mengenai keberadaan pesawat nahas tersebut.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bansos PKH dan BPNT Januari 2026 Cair, Ini Cara Cek Penerima secara Online
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Rekomendasi Drama China yang Menarik untuk Ditonton, dari Romantis hingga Fantasi Epik
• 6 jam lalugrid.id
thumb
Bripda Rio Desersi Jadi Tentara Rusia, Alarm Pembinaan Personel Polri
• 47 menit lalukompas.id
thumb
Habiburokhman: RJ Eggy Sudjana Bukti KUHP-KUHAP Baru Hadirkan Keadilan
• 12 jam laludetik.com
thumb
4 Alasan Kenapa Jeruk Mandarin Selalu Disajikan Saat Imlek, Benarkah Bisa Membawa Hoki?
• 9 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.