Liputan6.com, Jakarta - Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar membeberkan fakta baru, terkait dua pelaku laki-laki yang melalukan asusila di bus TransJakarta, Jumat, 16 Januari 2026. Ternyata, tindakan dilakukan bukanlah masturbasi, namun salah satu pelaku sengaja meraba alat kelamin pelaku lainnya.
"Kedua pelaku berada di belakang korban sama-sama berdiri, pelaku Ferdinan meraba alat kelamin pelaku Hansen hingga mengeluarkan cairan sperma dan mengenai baju yang korban gunakan," kata Onkoseno kepada awak media, Sabtu (17/1/2026).
Advertisement
"Jad 2 pelaku ini sama-sama lelaki, pelaku 1 meraba alat kelamin pelaku 2 sampai pelaku 2 mengeluarkan sperma. Muncratan tersebut yang mengenai korban," imbuh perwira menengan Korps Bhayangkara ini.
Menurut Onkoseno, berdasarkan pengakuan korban yang diketahui wanita, muncratan itu dikiranya adalah air ac bus yang bocor. Namun dia tersadar bahwa cairan itu bukanlah air ac melainkan sperma setelah mendengarkan percakapan kedua pelaku.
"Korban menyadari ada cairan di baju belakangnya sampai menetes ke kaki dan mengira itu air AC kemudian ada suara laki-laki sambil mencekik pelaku Hansen mengatakan kamu..(masturbasi) yah?," ungkap Onkoseno menirukan keterangan korban.
"Dan akhirnya korban tersadar bahwa cairan yg ada di baju belakangnya adalah sperma pelaku," lanjut polisi berpangkat melati dua ini.
Onkoseno menuturkan, kedua pelaku diketahui sudah saling kenal dan memang janjian untuk naik ke bus TransJakarta yang sama.
"Pada Tanggal 15 Januari 2026 sekitar pukul 18.00 WIB kedua pelaku sudah kenal kurang lebih 3 hari dan sudah komunikasi, saat itu janjian pulang kerja bareng di halte busway PIK. Namun kedua pelaku tidak mengenal korban," dia menandasi.



