Dukungan Finansial Kuat dan Siap Tancapkan Kekuatan di ACL 2, Persib Bandung Berpeluang Datangkan Bek PSM Victor Luiz

harianfajar
6 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, BANDUNG — Persib Bandung menutup putaran pertama BRI Super League 2025/2026 sebagai juara paruh musim. Raihan 38 poin dari 12 kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kekalahan menegaskan Maung Bandung sebagai kandidat kuat juara. Namun, posisi puncak klasemen tak membuat pelatih kepala Bojan Hodak berpuas diri.

Pelatih asal Kroasia itu menilai performa Persib belum sepenuhnya stabil. Di balik konsistensi hasil, masih ada detail krusial yang harus segera dibenahi jika Persib ingin menjaga momentum hingga akhir musim, terlebih saat berlaga di dua kompetisi sekaligus: Super League dan AFC Champions League 2 (ACL 2).

“Kami berada di posisi nomor satu dan itu bagus. Tapi kami masih bisa tampil lebih baik. Ada detail-detail kecil yang harus diperbaiki,” ujar Bojan Hodak.

Salah satu sorotan utama Hodak adalah kegagalan memanfaatkan momen krusial. Persib tercatat beberapa kali gagal mengeksekusi penalti, yang berdampak langsung pada hilangnya poin. Selain itu, konsentrasi tim di menit-menit akhir juga masih menjadi pekerjaan rumah, setelah beberapa kali kebobolan jelang laga usai.

Masalah lain yang mulai mencuat adalah sektor kiri pertahanan. Sepanjang putaran pertama, sisi kiri Persib kerap terlihat rawan, terutama saat transisi bertahan. Absennya pelapis sepadan membuat beban permainan menumpuk pada satu pemain, situasi yang berpotensi berisiko di tengah jadwal padat.

Bek Kiri Jadi Isu Taktis

Dalam sejumlah laga krusial, area kiri pertahanan Persib kerap dieksploitasi lawan. Ketika fullback terlalu agresif membantu serangan dan terlambat turun, ruang di half-space kiri terbuka lebar dan memaksa lini belakang bekerja ekstra.

Padahal, dalam skema Bojan Hodak, bek sayap dituntut disiplin posisi, kuat dalam duel satu lawan satu, dan cepat membaca transisi. Kebutuhan inilah yang membuat Persib mulai dikaitkan dengan sejumlah nama berpengalaman, termasuk bek kiri PSM Makassar, Victor Luiz.

Mengintip Profil Victor Luiz

Victor Luiz dikenal sebagai salah satu bek kiri paling konsisten di Super League dalam dua musim terakhir. Bersama PSM Makassar, pemain asal Brasil itu tampil agresif membantu serangan, memiliki kualitas crossing yang baik, dan tetap disiplin saat bertahan.

Dalam skema Juku Eja, Victor Luiz kerap menjadi titik awal serangan dari sisi kiri. Karakter ini dinilai cocok dengan kebutuhan Persib yang ingin menambah variasi serangan sekaligus menjaga keseimbangan saat bertahan.

Pengalaman Victor Luiz bermain di laga-laga bertekanan tinggi juga menjadi nilai tambah. Faktor tersebut relevan bagi Persib yang bukan hanya membidik gelar domestik, tetapi juga ingin menancapkan kekuatan di ACL 2.

Peluang Terbuka di Bursa Transfer

Di sisi lain, dinamika internal PSM Makassar membuka ruang spekulasi. Juku Eja cenderung lebih pasif di bursa transfer paruh musim dan mulai melakukan efisiensi skuad dengan melepas beberapa pemain.

Bagi Persib yang memiliki dukungan finansial kuat dan kebutuhan akan pemain siap pakai, Victor Luiz bisa menjadi opsi realistis. Apalagi, Maung Bandung membutuhkan kedalaman skuad untuk menghadapi jadwal padat dua kompetisi.

Meski demikian, Bojan Hodak menegaskan pihaknya belum terburu-buru di bursa transfer.

“Saat ini kami belum bicara dengan siapa pun. Kami masih harus melihat situasinya,” ujar Hodak.

Ia mengakui kepergian Rezaldi Hehanussa dan Hamra Hehanussa dengan status pinjaman membuka kemungkinan penambahan pemain, meski jumlahnya tidak akan banyak.

“Mungkin kami akan mencari satu pemain lagi. Tapi untuk sekarang belum bisa dikonfirmasi,” tambahnya.

Hodak juga menegaskan Persib tidak akan jor-joran melepas pemain di paruh musim, mengingat kebutuhan skuad yang besar.

“Kami masih akan bermain di AFC Champions League Two dan minimal masih akan menjalani 19 pertandingan. Jika lolos ke fase berikutnya, tentu jumlahnya lebih banyak,” tegasnya.

Fokus Putaran Kedua

Persib Bandung dijadwalkan membuka putaran kedua Super League dengan menjamu PSBS Biak di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (25/1/2026). Bermain di kandang memberi keuntungan, namun Hodak menekankan persiapan harus tetap maksimal.

Putaran kedua akan menjadi ujian sesungguhnya. Status juara paruh musim tak lagi berarti jika Persib gagal menambal titik lemah. Dan kini, sektor kiri pertahanan menjadi salah satu area yang paling disorot—terutama jika Maung Bandung benar-benar ingin melangkah lebih jauh di level Asia.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Waspada! Hujan Lebat hingga Banjir Rob di Banten 17–22 Januari
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ketika Robot Benar-benar Membantu Dokter Bedah, Bagaimana Hasilnya?
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
Bukan BUMN Tekstil, Industri Usul Dana Rp101 Triliun jadi 'Pemanis' Investasi Swasta
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Lancarkan Aksi Asusila di Tengah Penumpang Transjakarta, 2 Pria Diturunkan Paksa dan Diamankan
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Pangdam Hasanuddin soal Pencarian Pesawat ATR: Ada Titik Api di Gunung Lapiho
• 4 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.