Saham Strategy Terbang Dua Digit, Efek Bitcoin Capai Rp1,64 Miliar

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Saham perusahaan milik Michale Saylor, Strategy (MSTR), melonjak lebih dari 10 persen. Harga saham sempat menembus level US$189  atau Rp 3,19 juta (estimasi kurs Rp 16.910 per dolar AS) per saham pada sesi perdagangan Rabu, 14 Januari 2026. 

Penguatan ini terjadi setelah saham Strategy mengalami volatilitas tinggi dalam beberapa pekan terakhir akibat tekanan tajam di awal bulan. Sebagai perusahaan publik dengan kepemilikan bitcoin terbesar di dunia, pergerakan saham Strategy kerap menjadi proksi berisiko tinggi (high beta) terhadap harga Bitcoin bahkan fluktuasi bisa lebih tajam dibandingkan aset emas digital itu.

Baca Juga :
Saham Toyota Industries Tembus Rekor Tertinggi Usai Buyout Dinaikkan, Investor Cium Peluang Cuan
Pemegang Saham BBRI Cuan Awal Tahun, Terima Dividen Interim Rp20,6 Triliun pada 15 Januari 2026

Reli saham berkode MSTR ini terjadi seiring lonjakan harga Bitcoin kembali mendekati batas atas kisaran terbarunya di sekitar US$97.000 atau sekitar Rp 1,64 miliar. Bitcoin berhasil mencapai level US$97.457 pada sesi perdagangan Rabu, 14 Januari 2026 pukul  11.45 sore dikutip dari CoinMarketCap.

Aset kripto.
Photo :
  • Dok. Istimewa

Penguatan saham Strategy melanjutkan momentum positif sejak akhir pekan lalu, saat perusahaan mengumumkan pembelian bitcoin dalam jumlah besar. Strategy menambah lebih dari 13.000 koin Bitcoin ke dalam cadangan keuangannya sehingga total kepemilikan meningkat menjadi sekitar 687.000 keping BTC.

Aksi korporasi itu menegaskan strategi jangka panjang perusahaan yang konsisten mengakumulasi bitcoin melalui kombinasi arus kas operasional, penerbitan saham, serta aktivitas pasar modal. 

Melansir dari Bitcoin Magazine, Chairman Eksekutif Strategy (CEO) Strategy, Michael Saylor, melihat langkah ini sebagai taruhan jangka panjang terhadap bitcoin. Baginya, Bitcoin memiliki 'nilai unggul' sebagai aset cadangan kas.

Sementara itu, pelaku pasar menilai kuantitas dan konsistensi pembelian Bitcoin oleh Strategy berhasil memulihkan sentimen positif terhadap saham tersebut. Di mana saham sempat tertekan akibat koreksi harga bitcoin dan kekhawatiran terkait potensi disvestasi saham MSTR di pasar.

Di satu sisi, para kritikus terus menunjuk pada risiko leverage dan volatilitas yang mungkin terjadi. Cadangan Strategy menjadi salah satu jalur masuk institusional mendapatkan eksposur langsung terhadao Bitcoin di pasar.

Sentimen positif terhadap saham MSTR menguat setelah muncul sinyal kepercayaan dari internal perusahaan. Seorang direktur Strategy tercatat melakukan pembelian saham di pasar terbuka, menjadi aksi beli orang dalam pertama dalam beberapa tahun terakhir di tengah periode yang sebelumnya didominasi penjualan masif.

Baca Juga :
IHSG Dibuka Menghijau Dibayangi Koreksi, Bursa Asia Variatif dan Wall Street Anjlok
IHSG Mengkilap pada Penutupan Perdagangan Hari Ini, Cek 3 Saham Top Gainers
Bitcoin Terbang Tembus Level Rp1,6 Miliar, Inflasi AS dan Gejolak Global Picu Aksi Borong Investor

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
6 Wisata Keluarga Favorit di Banten, Cocok untuk Long Weekend
• 20 jam laluinsertlive.com
thumb
Banjir Lamongan Semakin Meluas, 20 Ribu Jiwa Terdampak dan 4.986 Rumah Terendam
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
KAI Daop 8 Pastikan Keberangkatan Kereta dari Surabaya Tepat Waktu Meski Pekalongan Banjir
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Mengapa Jaksa Mau Hadirkan Ahok dan Ignasius Jonan ke Sidang Minyak Mentah?
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Fakultas Bisnis LSPR Gelar National Conference 2026, Dorong Green Entrepreneurship untuk Ekonomi Berkelanjutan
• 6 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.