JAKARTA, KOMPAS.com - Selain dari Jakarta,pPembeli ornamen Imlek di kawasan Glodok Pancoran, Jakarta Barat, juga berasal dari Pulau Sumatera.
Roainih (40), penjual ornamen Imlek di kawasan Glodok Pancoran, Jakarta Barat, mengatakan, para pembeli di lapak miliknya berasal dari Jambi dan Bengkulu.
"Kemarin ada dari Bangka Belitung, Jambi, sama Bengkulu. Itu ada yang nyari lampion ada yang angpau macam-macam," ucap Roainih saat diwawancarai Kompas.com di lokasi, Sabtu (17/1/2026).
Baca juga: Menjelang Imlek, Lapak Ornamen Merah Meriah Hiasi Kawasan Glodok
Menurut Roainih, banyak warga dari luar Jakarta memilih berbelanja di Glodok karena harga yang relatif terjangkau dan pilihan ornamen yang beragam, mulai dari lampion hingga angpau.
"Ya, di sini banyak pilihan. Mungkin kalau di saya tidak ketemu, ada pedagang lain, makanya itu banyak dari luar Jakarta ke sini dan ini juga sudah puluhan tahun," jelasnya.
Baca juga: Menjelang Imlek dan Jakarta Kota Sinema, Dishub Terapkan Rekayasa Lalin di Kota Tua
Adapun penjualan biasanya meningkat mendekat Imlek perayaan Imlek.
Febryan Kevin/Kompas.com Pedgaang ornamen imlek di kawasan Glodok mulai menjajakan dagangannya, Sabtu (17/1/2026).
Salah satu pembeli, Cintya (41), warga Depok, mengaku rutin datang ke Glodok setiap menjelang perayaan Imlek.
"Sudah setiap tahun, kan ada beberapa ornamen yang harus dibeli juga. Saya jauh dari Depok ke sini karena harga sama kualitas juga bagus," ungkap Cintya.
Ia memilih berbelanja di Glodok karena banyak tersedia ornamen Imlek yang unik dan bervariasi.
Pantauan Kompas.com, para pedagang ornamen Imlek tampak berjejer di trotoar dekat pintu gerbang kawasan Glodok Pancoran.
Warna merah mendominasi lapak dagangan yang dijajakan di bawah tenda-tenda sederhana.
Beragam ornamen Imlek dijual, mulai dari lampion, tempelan pintu, aneka gantungan, hiasan rumah, amplop angpau, hingga lampu kelap-kelip.
Meski demikian, suasana belum tampak ramai pembeli.
Hujan yang cukup deras membuat pembeli sepi. Bahkan, sejumlah pedagang terlihat menutup dagangannya karena hujan yang terus mengguyur kawasan tersebut.
Kendati begitu, masih ada pembeli yang berkeliling untuk mencari ornamen Imlek yang akan dipasang di rumah.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang