BUVA Realisasikan Dana Rights Issue Rp492,83 Miliar

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Emiten milik Happy Hapsoro, PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) telah merealisasikan dana rights issue senilai Rp492,83 miliar per 31 Desember 2025.

BUVA Realisasikan Dana Rights Issue Rp492,83 Miliar. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Emiten milik Happy Hapsoro, PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) telah merealisasikan dana rights issue senilai Rp492,83 miliar per 31 Desember 2025. Jumlah ini setara 81,59 persen dari dana yang berhasil dihimpun Rp603,98 miliar.

Dilansir dari keterbukaan informasi BEI, Sabtu (17/1/2026), secara rinci, perseroan menggunakan 69 persen dana tersebut untuk pembelian saham PT Bukit Permai Properti Rp416,23 miliar dan penyertaan modal di PT Bukit Bali Permai Rp76,60 miliar atau sekira 13 persen.

Baca Juga:
SMRA Jual Bukit Permai Properti Rp536 Miliar, BUVA Jadi Pengendali Baru

Sehingga, dana rights issue yang tersisa sebesar Rp107,60 miliar. Dana ini ditempatkan sebagai rekening giro pada sebuah bank.

Rencananya, sisa dana tersebut akan digunakan untuk pembelian dan pengembangan lahan dalam bisnis perhotelan di Pecatu, Bali.

Baca Juga:
Bukit Uluwatu (BUVA) Buka Suara soal Progres Akuisisi Anak Usaha Summarecon (SMRA)

Secara spesifik, BUVA berencana mengakuisisi lahan di sekitar area hotel existing untuk mendukung ekspansi fisik hotel, sehingga memperkuat posisi bisnis di lokasi tersebut.

Baca Juga:
Siapa Pemegang Saham Mayoritas BUVA yang Kelola Alila? Simak Daftar Pemiliknya

Sebagai informasi, BUVA resmi melaksanakan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue tahap I dengan total penawaran sebanyak 4,03 miliar saham baru, setara 16,36 persen dari modal ditempatkan setelah aksi korporasi. Harga pelaksanaan ditetapkan sebesar Rp150 per saham, sehingga BUVA berpotensi meraih dana Rp603,98 miliar.

Setiap pemegang 225 saham lama berhak memperoleh 44 HMETD, di mana 1 HMETD dapat digunakan untuk membeli 1 saham baru. Pencatatan dan perdagangan HMETD berlangsung 7-13 November 2025.

Baca Juga:
Kinerja Saham Happy Hapsoro 2025, BUVA Naik Ribuan Persen dalam Setahun

Pemegang saham pengendali, PT Nusantara Utama Investama (NUI), yang memiliki 67,02 persen saham BUVA sebelum aksi ini, menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD yang diterimanya.

Selain itu, HMETD milik Hapsoro sebesar 21,67 juta unit dialihkan kepada NUI, dan NUI juga berkomitmen menyerap seluruh sisa saham jika masih terdapat porsi yang tidak diambil oleh pemegang HMETD lain.

Dari total dana yang terkumpul, sekitar Rp416,23 miliar akan digunakan BUVA untuk melunasi sisa pembayaran pengambilalihan 99,99 persen saham PT Bukit Permai Properti dari PT Summarecon Bali Indah dan PT Bali Indah Development.

Sisanya akan dialokasikan untuk pembelian dan pengembangan lahan di kawasan Pecatu, Bali, serta penyertaan modal kepada BBP yang nantinya juga digunakan untuk akuisisi lahan.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Luis Enrique Disebut Bisa Bawa Stabilitas ke MU
• 17 jam lalumedcom.id
thumb
Spesifikasi Pesawat ATR 400 yang Hilang Kontak di Maros, Milik Maskapai Apa?
• 31 menit laludisway.id
thumb
BUMN Terus Bangun Rumah Sementara di Aceh Timur, Progres Capai 97%
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Aktivitas Tambang Emas Ilegal Disebut Jadi Penyebab Banjir Bandang di Pohuwato
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Disebut Tak Masuk Logika, Pemda Sedot Rp 1 Miliar Per Hari Cuma Buat Makan Minum
• 10 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.