Profil Maskapai Indonesia Air Transport yang Pesawatnya Hilang Kontak di Maros

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Pesawat ATR 42-500 milik PT Indonesia Air Transport (IAT) dilaporkan hilang kontak saat terbang dari Yogyakarta menuju Makassar, Sabtu (17/1). Keberadaan pesawat tidak diketahui ketika berada di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, dengan titik koordinat terakhir 0457’08” S 11942’54”E.

Dikutip dari situs resmi perusahaan, Indonesia Air Transport merupakan perusahaan jasa penerbangan charter yang telah beroperasi sejak 1968. Maskapai ini melayani penerbangan pesawat sayap tetap dan helikopter, khususnya untuk kebutuhan industri minyak dan gas, pertambangan, korporasi, serta penerbangan VIP.

Perusahaan tercatat melantai di Bursa Efek Indonesia pada 2006 dan mengantongi Air Operator Certificate (AOC) 121.

Pesawat ATR 42-500 merupakan bagian dari keluarga pesawat turbo prop regional ATR 42 series yang banyak digunakan untuk penerbangan jarak pendek hingga menengah. Pesawat ini dikenal memiliki efisiensi bahan bakar dan kemampuan beroperasi di bandara dengan landasan terbatas, sehingga kerap digunakan untuk penerbangan charter dan rute perintis di Indonesia.

Selain ATR 42-500, pesawat lain yang dimiliki PT IAT adalah Embraer Legacy 600 dan Airbus Helicopter EC 155 B1.

Pilot Capt Andy Dahananto Tercatat sebagai Direktur

Pesawat ATR 42-500 yang hilang kontak membawa 8 kru dan 3 penumpang, termasuk sang pilot, Capt Andy Dahananto. Dia tercatat sebagai Direktur Operasi PT IAT yang dijabat sejak 19 Juni 2019.

Capt Andy Dahananto lahir pada 1967. Dia merupakan lulusan Juanda Flying School pada 1987. Memulai kariernya pada tahun 1988 di perusahaan sebagai Pilot Fix Wing hingga saat ini.

Sementara tiga penumpang yang dibawa Capt Andy Dahananto merupakan pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Hal ini dikonfirmasi oleh Staf Khusus Menteri KP Bidang Humas dan Komunikasi Media, Doni Ismanto.

"Pax-nya orang KKP," katanya kepada kumparan.

Untuk mendeteksi dan menemukan pesawat ATR 42-500 tersebut, Basarnas menurunkan sebanyak 60 personel Basarnas dan potensi SAR. KKP bersama IAT juga akan menggelar konferensi pers pada malam ini, pukul 19.30 WIB di Gedung KKP.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ukraina Sebut 2 Juta Warga Mangkir dari Mobilisasi Militer
• 22 jam laluidntimes.com
thumb
Lelah Langganan Banjir, Warga Pandeglang Usul Normalisasi-Restorasi Sungai
• 2 jam laludetik.com
thumb
Gempa M5,5 Guncang Maluku Tengah, Tak Berpotensi Tsunami
• 10 jam laluokezone.com
thumb
Harga 3 Kripto Naik To The Moon, Sampai Ratusan Persen
• 58 menit lalugenpi.co
thumb
Trump Murka Sekutu AS Bikin Deal dengan China, Beri Peringatan Ini
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.