Jakarta, tvOnenews.com - Libur akhir tahun sebagai momen terbaik untuk sebagian besar masyarakat. Mereka ingin menghabiskan waktu bersama keluarga tercinta dengan liburan ke tempat menarik.
Rata-rata untuk mengisi libur akhir tahun, kebanyakan keluarga mengisi waktu liburan akhir tahun dengan mengunjungi tempat wisata. Selain itu juga berkunjung untuk menyapa kerabat jauh hingga pergi pulang ke kampung halaman.
Namun tak sedikit juga menghabiskan waktu libur akhir tahun bersama keluarga untuk berkeliling di dalam kota. Pada momen inilah, mobil listrik Aletra L8 menjadi teman terbaik dalam mengisi mobilitas harian.
Kenapa harus menggunakan mobil listrik? Pasalnya, pada mobilitas di waktu libur, setidaknya sangat membantu agar tidak membuat kantong jebol. Sebab, liburan dengan mobil listrik tanpa mengeluarkan banyak biaya transportasi maupun belanja lainnya.
Oleh sebab itu, kehadiran dan penggunaan mobil listrik (SUV) Aletra L8, menjadi harapan untuk mengirit pengeluaran biaya saat mengisi sensasi waktu libur.
Aletra L8 merupakan sebuah kendaraan berbasis MPV (Multi-Purpose Vehicle) karena dinilai sangat cocok untuk bepergian bersama keluarga.
Konfigurasinya memiliki jumlah sebanyak 6 penumpang. Adapun spesifikasi seatnya meliputi dua jok captain seat di baris kedua. Hal ini sebagai modal dan membuat pengemudi maupun penumpang semakin nyaman.
Dengan menggunakan mobil listrik iniz tidak perlu pusing-pusing menempatkan barang bawaannya. Karena Aletra L8 mempunyai keunggulan terutama pada kapasitas bagasi bisa menyentuh 459 liter.
Kompartemen penyimpanan di kabin mobil listrik ini juga banyak. Hal ini untuk menghilangkan kekhawatiran penumpang saat bingung menaruh barang untuk melakukan perjalanan.
Mobil listrik ini terbilang irit, bagaimana cara menyusun perhitungannya? Contoh pertama dari pemakaian dalam kota, tepatnya di Kota Bogor, domisili yang masih di sekitar DKI Jakarta.
Untuk penggunaan Aletra L8 di dalam kota, dalam waktu sekitar sepekan, hanya tercatat sebanyak dua kali pengisian daya.
Contoh biaya normal yang harus dikeluarkan untuk pengisian daya mobil listrik ini sekitar Rp300 ribu. Walaupun begitu, jumlah tersebut tidak bisa disama ratakan karena penggunaan daya baterai tersebut dari gaya berkendaranya.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5471330/original/010256700_1768283654-John_Herdman_-7.jpg)


