Polisi telah menangkap dua pria diduga melakukan masturbasi di dalam bus TransJakarta rute 1A yang sempat viral. Kedua pria berinisial HW dan FTR itu kini telah ditetapkan sebagai tersangka dengan ancaman setahun penjara.
Peristiwa itu terjadi pada Kamis (15/1) saat bus TransJakarta melintas di Jalan Tol Pelabuhan Gedong Panjang, Penjaringan, Jakarta Utara. Aksi tak senonoh tersebut terekam dalam video yang kemudian viral di media sosial, memperlihatkan kondisi bus yang tengah dipadati penumpang.
Dalam rekaman itu, para penumpang terlihat meluapkan kemarahan sambil merekam wajah pelaku. Mereka geram atas perbuatan cabul tersebut dan mendesak agar pelaku segera diturunkan dari bus.
Polisi menjelaskan kronologi kejadian yang bermula saat kedua pelaku janjian pulang kerja bareng dengan naik bus yang sama. Keduanya ternyata berteman dan janjian untuk menaiki bus yang sama.
"Pada tanggal 15 Januari 2026 sekitar pukul 18.00 WIB, kedua pelaku sudah kenal kurang lebih tiga hari dan sudah komunikasi. Saat itu janjian pulang kerja bareng di Halte Busway PIK," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar kepada wartawan, Sabtu (17/1/2026).
Onkoseno mengatakan kedua pelaku dan korban saat itu sama-sama berdiri di dalam Transjakarta tersebut. Posisi pelaku berada di belakang korban.
"Kedua pelaku sudah di busway dan korban juga sudah naik busway. Kedua pelaku berada di belakang korban, sama-sama berdiri," ujarnya.
Pelaku FTR lalu meraba alat kelamin pelaku HW hingga mengeluarkan cairan sperma dan mengenai baju korban. Namun korban saat itu mengira cairan itu merupakan tetesan air AC.
"Pelaku FTR meraba alat kelamin pelaku HW hingga mengeluarkan cairan sperma dan mengenai baju yang korban gunakan. Korban menyadari ada cairan di baju belakangnya sampai menetes ke kaki dan mengira itu air AC," ujar Onkoseno.
Kemudian ada penumpang lain yang mengetahui aksi pelaku. Korban akhirnya sadar cairan di bajunya merupakan sperma pelaku.
"Kemudian ada suara laki-laki sambil mencekik pelaku HW, mengatakan, 'Kamu c*li, ya'. Dan akhirnya korban tersadar bahwa cairan yang ada di baju belakangnya adalah sperma pelaku," ujar Onkoseno.
(eva/maa)





