Tumpukan Kayu Pasca Banjir di Pantai Padang: Penyebabnya Masih Dicari, Sampel Telah Diambil

liputan6.com
10 bulan lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Sumatra Barat, Hartono mengatakan, pihaknya menyelidiki asal-usul kayu yang menumpuk di sepanjang pantai Kota Padang pascabanjir bandang yang menerjang.

"Kami UPT bersama dengan tim PKH, penerbitan kawasan hutan, tim Mabes Polri, tim Polda, semuanya secara kolaborasi untuk bisa mendeteksi sebenarnya apakah terhadap kayu-kayu yang ada di sepanjang pantai ini, itu hasil illegal logging atau karena memang terbawa oleh arus banjir bandang yang terjadi," kata dia di Posko Penanggulangan Bencana Banjir Kementerian Kehutanan (Kemenhut) di Padang, Selasa (9/12/2025).

Advertisement

Hartono pun tidak ingin berspekulasi sebelum hasil pemeriksaan tuntas. Karenanya, tim gabungan telah dikerahkan untuk mengumpulkan sampel kayu guna uji forensik kehutanan.

Dia membeberkan, tim telah mengambil sampel kayu dari beberapa titik untuk dicocokkan dengan sumber tegakan di kawasan hulu. Proses ini dilakukan untuk memastikan jalur asal dan penyebab utama keberadaan kayu yang menumpuk di pesisir Kota Padang.

 

"Kami juga melakukan kegiatan monitoring terkait dengan hulu daripada Palembayan dan Kota Padang," kata Hartono.

Dia mengungkapkan, alasan pentingnya mengetahui material kayu yang berada di pantai Kota Padang tersebut.

"Apakah memang benar bahwa kayu-kayu yang ada di pantai, sepanjang pantai itu asal-usulnya dari hulu,” ungkap Hartono.

Dia menuturkan, koordinasi lintas lembaga masih berlangsung guna mengurai sebab utama peristiwa banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Sumatera Barat, selain tingginya curah hujan.

"Prinsipnya sampai hari ini kami selalu berkoordinasi dengan tim PKH, dengan tim Mabes Polri, dengan tim Polda untuk bisa mengurai sebenarnya permasalahannya seperti apa, apa yang menyebabkan," kata Hartono.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Connect.in-Spirasi Telkom Buka Cakrawala Digital Siswa Sekolah Rakyat
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Andre Rosiade: Reaktivasi Rel KA Dimulai 27 Oktober, Prabowo Komit Bangun Sumbar
• 1 jam laludetik.com
thumb
Ribuan Masyarakat Berselawat dalam Tabligh Akbar Peringatan Hari Santri dan Hari Jadi Jatim
• 12 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Kronologi Kapal Bawa 1,16 Ton Ketamine Diamankan di Selat Malaka
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Tangani Karhutla di Gunung Bromo Hingga Ijen, BNPB Perkuat Water Bombing dan OMC
• 18 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.