Daya Beli 2025 Turun 17-20 Persen, Said Didu: Apa yang Bisa Dibanggakan?

fajar.co.id
5 hari lalu
Cover Berita

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Eks Sekretaris Badan USaha Milik Negara Muhammad Said Didu mengomentari realisasi pendapatan negara di 2025. Itu dia dasarkan pada data Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) yang diolah Bright Institute.

Data Bright Institute itu mulanya dibagikan Ekonom Awalil Rizky, yang merupakan bagian dari lembaga tersebut. Data itu berisi realisasi pendapatan dari 2011 sampai 2025.

“Pajak Pertambahan Nilai (PPN) adalah pajak yang dikenakan atas konsumsi Barang/Jasa. Selain PPN, atas konsumsi barang mewah, juga dikenakan PPnBM,” tulis Awalil dikutip dari unggahannya di X, Rabu (14/11/2025).

“Realisasi sementara PPN dan PPnBM 2025 sebesar Rp790,2 T atau 83,61% target APBN yang Rp945,12 T. Shortfall tertinggi 6 tahun ini,” tambahnya.

Itu yang dikomentari Didu. Dia mengatakan, data itu menujukkan penurunan daya beli hingga 20 persen.

“Catatan dari angka ini artinya pembelian atau daya beli selama 2025 diperkirakan turun sekitar 17 – 20 %,” imbuhnya.

Dia mengaku bingung dengan data tersebut.

“Terus apa yang bisa dibanggakan?” pungkasnya.
(Arya/Fajar)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tiga Tahun Kourtney Kardashian Tanpa Alkohol, Hidup Sehat Bareng Travis Barker
• 21 jam laluinsertlive.com
thumb
Andi Amran Sebut Penyelundupan 1.000 Ton Beras Sebagai Pengkhianatan Bangsa
• 4 jam lalujpnn.com
thumb
Cuaca Jakarta Hari Ini: Didominasi Hujan Ringan pada Pagi dan Sore
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Donna Harun Akhirnya Buka Suara Usai Ricky Harun Digosipkan Karaoke dengan Lady Companion
• 12 jam laluintipseleb.com
thumb
Kebakaran 20 Ribu Hektare Hutan di Cile, 19 Orang Tewas dan 50 Ribu Warga Mengungsi | BERUT
• 9 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.