Kemendag Umumkan Kenaikan HPE Konsentrat Tembaga dan Emas

wartaekonomi.co.id
23 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengumumkan kenaikan Harga Patokan Ekspor (HPE) konsentrat tembaga (Cu ≥ 15 persen) dan emas pada periode kedua Januari 2026.

Pada periode ini, HPE konsentrat tembaga berada di angka USD 6.133,11 per Wet Metrik Ton (WMT), naik 4,51 persen dibandingkan periode pertama Januari 2026 yang sebesar USD 5.868,51 per WMT.

Baca Juga: KNMP Bantu Pergerakan Ekonomi Perikanan Daerah

Sementara itu, HPE emas naik menjadi USD 141.972,92 per kilogram dari USD 138.324,41 per kilogram. Harga Referensi (HR) emas juga naik menjadi USD 4.415,85 per troy ounce (t oz) dari USD 4.302,37 per t oz. 

Penetapan HPE dan HR ini dituangkan dalam “Keputusan Menteri Perdagangan (Kepmendag) Nomor 31 Tahun 2026 tentang Harga Patokan Ekspor dan Harga Referensi atas Produk Pertambangan yang Dikenakan Bea Keluar”. Kepmendag tersebut berlaku untuk periode 15–31 Januari 2026.

“Penguatan HPE konsentrat tembaga dipengaruhi oleh kenaikan harga seluruh mineral penyusunnya, yaitu tembaga, emas, dan perak. Hal ini mencerminkan permintaan global yang tetap kuat. Permintaan tersebut terutama untuk memenuhi kebutuhan pada pengembangan industri energi listrik, kendaraan listrik, serta pembangunan infrastruktur strategis di berbagai negara,” kata Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Tommy Andana, dikutip dari siaran pers Kemendag, Sabtu (17/1).

Selain faktor permintaan sektor riil, penguatan HPE juga dipengaruhi faktor dinamika keuangan  global. Selama periode pengumpulan data, pelemahan dolar Amerika Serikat mendorong  peningkatan alokasi investasi ke aset komoditas khususnya emas dan perak. Hal ini turut  memperkuat harga mineral penyusun konsentrat tembaga. 

“Selama periode pengumpulan data, tercatat harga tembaga naik 6,5 persen, emas naik 2,64 persen, dan perak naik 15,95 persen,” jelas Tommy. 

Tommy menyampaikan, HPE dan HR ditetapkan berdasarkan masukan teknis dari Kementerian  Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang mengacu pada data London Metal Exchange (LME)  untuk tembaga serta London Bullion Market Association (LBMA) untuk emas dan perak.  

“Penetapan HPE dan HR dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian yang melibatkan  Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kemendag, Kementerian ESDM, Kementerian  Keuangan, dan Kementerian Perindustrian. Tujuannya, untuk memastikan kebijakan HR dan HPE objektif dan sesuai dengan dinamika pasar,” ujar Tommy.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Sekjen PBB Kecam Iran Represif ke Rakyat Demonstran
• 22 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Kekhawatiran Heti Terbukti, Nasib PPPK Saja Begitu, Apalagi Paruh Waktu
• 19 jam lalujpnn.com
thumb
Demonstrasi Besar-besaran di Iran, Kemlu Pastikan WNI Dalam Kondisi Aman
• 10 menit lalujpnn.com
thumb
Bantu Pencarian Pesawat ATR 400 di Maros, TNI AU Terjunkan Helikopter H225M Caracal
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Konsulat Jenderal Australia dan Undiksha Dirikan Pojok#AussieBanget Pertama di Bali untuk Dorong Akses Pendidikan Lanjutan
• 5 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.