Bukan Lubang Biasa! Ini 4 Fakta Sinkhole yang Kudu Kamu Tahu

medcom.id
12 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Fenomena sinkhole kembali menjadi pembicaraan hangat di media sosial setelah video yang menampilkan lubang raksasa di permukaan tanah viral dan ramai dibagikan netizen. Kemunculan lubang besar yang seakan muncul tiba-tiba ini menimbulkan kekhawatiran dan rasa penasaran masyarakat tentang apa sebenarnya sinkhole dan bagaimana fenomena ini bisa terjadi.
 
Lubang raksasa yang terlihat mengerikan ini ternyata bukan peristiwa yang terjadi secara mendadak, melainkan hasil dari proses geologis yang berlangsung dalam waktu yang sangat panjang di bawah permukaan tanah. Proses alamiah ini melibatkan interaksi kompleks antara air, tanah, dan batuan yang terjadi secara perlahan namun pasti.
 
Indonesia sebagai negara dengan kondisi geologis yang beragam memiliki sejumlah wilayah yang rentan terhadap fenomena sinkhole. Terutama di daerah-daerah yang memiliki lapisan batu kapur atau gamping di bawah permukaan tanah. Kondisi ini membuat pemahaman tentang sinkhole menjadi sangat penting bagi masyarakat yang tinggal di wilayah-wilayah tersebut. 

Untuk memahami fenomena ini lebih dalam, berikut adalah lima fakta mengenai sinkhole yang dilansir dari akun @brin_indonesia. Apa itu sinkhole? Walaupun lubang besar terlihat muncul dalam sekejap, sebenarnya sinkhole adalah hasil dari pelapukan lapisan batu kapur atau gamping di bawah tanah yang berlangsung selama bertahun-tahun. Runtuhnya permukaan tanah hanyalah tahap akhir dari proses pelarutan batuan oleh air yang sudah terjadi sejak lama. 1. Dipicu oleh air hujan yang bersifat asam Air hujan menyerap gas di udara sehingga bersifat asam, lalu meresap ke dalam tanah. Air ini melarutkan batu kapur atau gamping dan membentuk celah serta rongga di bawah permukaan. Aliran air terus membesarkan rongga dan melemahkan lapisan tanah di atasnya. Saat hujan lebat, lapisan penutup makin menipis dan tak kuat menahan beban. Akhirnya, lapisan tersebut runtuh dan muncullah lubang besar yang disebut sinkhole.  2. Daerah rawan, kawasan batu gamping Fenomena sinkhole sering terjadi di Indonesia, terutama di daerah yang tersusun oleh lapisan batu kapur atau gamping di bawah permukaan tanah, seperti di kawasan batu gamping di Gunung Kidul, Pacitan, dan Maros.
 
Kepala Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN, Adrin Tohari menyebutkan bahwa daerah pemukiman yang berada di kawasan batu kapur atau gamping akan mudah mengalami fenomena sinkhole, sehingga apabila aliran permukaan tiba-tiba hilang, maka perlu diwaspadai adanya rongga lapisan batu gamping di bawah permukaan yang dapat menyebabkan terjadinya sinkhole. 3. Sulit dilihat mata, namun bisa dideteksi teknologi Karena terbentuk di bawah tanah, sinkhole sangat sulit dikenali dari permukaan secara kasat mata. Namun, ancaman ini bisa dideteksi sejak dini menggunakan survei seperti gayaberat, georadar, dan geolistrik. Metode tersebut dapat membantu mendeteksi lokasi,, kedalaman, dan ukuran rongga sebelum terjadi keruntuhan. 4. Air jernih belum tentu sehat Fakta kelima yang sering mengecoh adalah kejernihan air di dalam sinkhole. Meski tampak jernih karena berasal dari air hujan dan air bawah tanah, air ini belum tentu aman diminum. Perlu adanya uji kimia dan mikrobiologi untuk mengecek warna, bau, rasa, pH, bakteri berbahaya seperti E.coli dan logam berat. Air baru layak dikonsumsi jika hasilnya sesuai standar kesehatan.
 
Pada akhirnya, sinkhole menjadi pengingat bahwa kondisi di bawah permukaan bumi sangat dinamis. Nah, Sobat Medcom itulah fakta mengenai sinkhole yang perlu kita ketahui. Semoga informasi ini dapat membantu, ya! (Talitha Islamey)

Baca Juga :

Rap dan Piano Ternyata Bisa 'Nge-charge' Otak Anak, Ini Penjelasan Sainsnya

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Harga 3 Kripto Naik To The Moon, Sampai Ratusan Persen
• 7 jam lalugenpi.co
thumb
Terpopuler: Xabi Alonso Jadi Rebutan 4 Raksasa Liga Inggris, Bojan Hodak Bongkar Dua Masalah Serius Persib
• 22 jam laluviva.co.id
thumb
Tim Para Angkat Berat RI Targetkan Raih Juara Umum di ASEAN Para Games 2025
• 5 jam laludetik.com
thumb
Gen Z Merapat, Tips & Trik Membangun Brand Fashion Berbasis Heritage dan Kaligrafi Arab: Strategi Bisnis Jelang Hari Raya
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Klarifikasi Maarten Paes Setelah Ramai Isu Capai Kesepakatan Personal dengan Persib Bandung: Berita Palsu
• 18 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.