tvOnenews.com - Persib Bandung berpotensi menghadapi tantangan besar jika benar-benar kehilangan Federico Barba, demikian tanggapan pandit senior Coach Riphan.
Situasi ini muncul di tengah perjuangan Maung Bandung yang harus menjalani dua kompetisi sekaligus, yakni Super League dan AFC Champions League Two (ACL 2) setelah lolos ke babak 16 besar.
Federico Barba, bek berkewarganegaraan Italia, menjadi sorotan spekulasi. Meskipun baru bergabung di awal musim, ia dikabarkan berpeluang kembali ke Eropa karena alasan keluarga.
Hal ini menimbulkan pertanyaan besar, mengingat Barba masih terikat kontrak dengan Persib hingga Mei tahun depan.
- ILeague
Posisinya di lini belakang Persib terbilang krusial. Sepanjang musim ini, Barba menjadi bagian penting skema permainan Maung Bandung.
Statistiknya menunjukkan kontribusi signifikan: 12 laga di Super League 2025/2026 dengan tiga gol, serta lima pertandingan di ACL 2 dengan satu assist.
Coach Riphan menilai kehadiran Barba sangat menentukan performa tim. Meski baru kurang dari setahun di Persib, ia sudah menjadi andalan pelatih Bojan Hodak untuk menjaga lini pertahanan, baik di Super League maupun ACL Two.
"Sempet ada wake up call sebetulnya di ACL ketika Barba enggak ada tuh," ujar Coach Riphan dilansir kanal YouTube Bola Bung Binder.
"Ketika lawan Selangor pertama, jebol 2 kosong dulu."
Menurut Coach Riphan, pertahanan Persib Bandung tampak kurang kokoh saat Barba absen.
"Cuma itu terlihat tuh mulai acak-acakan banget enggak ada Barba tuh," lanjutnya.
"Lawan Selangor tuh kita menang cuma menangnya kayak ugly win lah itu enggak pakai sistem, Itu menang ala Liga Indonesia lah, itu permainan yang adu body adu kuat-kuatan."
Absennya Barba juga berdampak di pertandingan lain. Persib lebih mudah kebobolan, dengan lima gol kebobolan dalam dua laga. Baru ketika Barba kembali bermain, tim mampu meraih kemenangan tanpa kebobolan.
"Nah ketika Barba ada lagi, akhirnya kita bisa menentukan di Bandung tuh menang 1-0 lawan Bangkok," kata Coach Riphan.
Dari pengamatannya, kunci pertahanan Persib saat ini memang berada di tangan Barba. Tidak heran jika muncul kekhawatiran mengenai nasib tim apabila ia benar-benar pergi.




