Profil Maskapai Pesawat Sewaan Kementerian Kelautan dan Perikanan yang Hilang Kontak, Pelayanan Bintang 5

fajar.co.id
9 jam lalu
Cover Berita

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pesawat ATR 42-500 hilang kontak di Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026). Pesawat ini milik Indonesia Air Transport (IAT) yang disewa Kementerian Keautan dan Perikanan (KKP).

Pesawat itu membawa 11 orang saat menemupuh rute Yogyakarta menuju Makassar. Terdiri dari penumpang dan kru pesawat.

Mengenal PT Indonesia Air Transport

IAT adalah salah satu perusahaan jasa penerbangan terkemuka di Indonesia yang dikenal dengan layanan bintang lima di udara. Maskapai ini telah beroperasi selama puluhan tahun dan menjadi pilihan utama bagi klien yang mengutamakan kenyamanan dan kualitas tinggi.

Perusahaan ini didirikan pada tahun 1968 dan berkantor pusat di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Sejak awal berdirinya, IAT fokus pada layanan charter pesawat untuk berbagai kebutuhan korporat dan industri, khususnya di sektor minyak dan gas.

Sebagai pemegang Air Operator Certificate (AOC) 121, Indonesia Air Transport menyediakan layanan penerbangan fixed-wing dan helikopter yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan kliennya. Termasuk kontrak charter jangka pendek hingga jangka panjang.

Salah satu daya tarik utama maskapai ini adalah layanan luxury atau mewah, yang digambarkan perusahaan sebagai “five star service in the air”. Penumpang dipersilakan menikmati kenyamanan superior, dari sambutan kru hingga hidangan gourmet yang disajikan selama penerbangan.

Layanan yang ditawarkan IAT bukan sekadar transportasi biasa. Menurut profil resminya, pengalaman penerbangan dimulai sejak kapten dan awak kabin menyambut penumpang, dengan sentuhan layanan pribadi untuk kebutuhan bisnis maupun perjalanan pribadi yang fleksibel.

Selain layanan charter, Indonesia Air Transport juga menyediakan aircraft management, mencakup pengelolaan pesawat, pemeliharaan, pendaftaran, rekrutmen kru, dan aspek administratif lainnya. Ini memberi kemudahan ekstra bagi pemilik pesawat pribadi atau korporat.

Perusahaan secara berkala menjalani audit keselamatan oleh otoritas pemerintah dan auditor independen, sehingga memastikan standar keselamatan penerbangan internasional selalu dipatuhi.

Menurut Direktorat Jenderal Perhubungan Udara maskapai ini status operasinya valid. Bertempat di Jakarta dengan kode organisasi 121-034. (Arya/Fajar)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
96 Ton Kopi Asal Kampung Leuwinutug, Subang, Diekspor ke Aljazair
• 15 menit lalukumparan.com
thumb
Cita Rasa Unik Kopi Robusta dari Mesin Sangrai Gerabah
• 20 jam lalukompas.id
thumb
Persiapkan Fisik agar Kuat, Calon Petugas Haji Long March Bareng Wamenhaj Dahnil
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Menbud Dorong Percepatan Pemugaran Muarajambi Jadi Living Heritage Dunia
• 15 jam lalutvrinews.com
thumb
Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak, GM Bandara Adisutjipto Pastikan Prosedur Lengkap Sebelum Terbang
• 7 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.