GenPI.co - Warga di Kecamatan Marancar, Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, tak hanya disibukkan dengan bersih-bersih lumpur setelah bencana, tetapi juga harus berusan dengan ular.
Binatang ini bermunculan tepatnya di Desa Simaninggir hingga Aek Malakkut saat warga membersihkan lumpur sesuai banjir dan longsor di Sumut.
Fenomena ini membuat warga yang biasa ke kebun kini lebih sering menoleh kiri-kanan sebelum berjalan.
Sekretaris Desa Simaninggir Alex Ritonga mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap anak-anak.
Dia menyebut pascabencana, kemunculan satwa liar terasa semakin sering.
Di lokasi longsor Aek Malakkut, warga dikejutkan dengan munculnya seekor ular piton berukuran besar.
Kemunculan piton tersebut cukup mengejutkan warga karena ular sebesar itu jarang terlihat di kawasan.
Meski wilayah Marancar ini dikenal dikelilingi hutan dan lahan pertanian.
Tak hanya itu, warga juga melaporkan melihat beberapa ekor ular kobra melintas di jalan Desa Simaninggir.
Hal ini membuat warga yang lewat memilih berhenti sejenak sambil memastikan mereka aman.
Kedua ular kobra itu diperkirakan memiliki panjang sekitar 2 meter.
“Setelah bencana, ular berbisa jadi sering muncul. Dulu jarang terlihat, sekarang malah muncul di jalan,” terang Alex, Sabtu (17/1).
Warga berharap pihak terkait segera melakukan langkah antisipatif.(ant)
Tonton Video viral berikut:





