Jakarta, tvOnenews.com - Indonesian Muslim Community of Victoria (IMCV) menyampaikan perkembangan terkini pembangunan Islamic Centre pertama di Kota Melbourne, Australia.
Kehadiran bangunan wakaf Masjid Baitul Makmur juga diharapkan menjadi langkah pusat strategis dakwah di Kota Melbourne, Australia. Sementara, pembangunan Islamic Centre pertama milik Komunitas Muslim Indonesia di Australia, merupakan hasil kemenangan lelang pembelian bekas gedung kantor polisi Laverton.
Presiden IMCV, Andri Nursafitri menyampaikan, pembangunan pusat dakwah itu terus mengalami perkembangan di Kota Melbourne. Pihaknya saat ini sedang fokus meminta izin pembangunan Islamic Centre tersebut.
"Saat ini kami sedang menjalani proses perizinan pembangunan kepada Pemerintah Victoria. Tetapi, Masjid Baitul Makmur tetap aktif menjalankan fungsinya untuk menjadi pusat ibadah serta mercusuar dakwah agama Islam di Melbourne, dengan berbagai program rutin setiap pekan bagi mualaf, anak-anak, hingga lansia," ujar Andri dalam sesi konferensi pers di The Tribrata Darmawangsa Jakarta Selatan, Sabtu (17/1/2026).
Ia mengatakan bahwa, jumlah jemaah umat Muslim dan berbagai aktivitas pembinaan dalam syiar agama Islam terus mengalami peningkatan secara signifikan. Sementara, kapasitas Masjid Baitul Makmur di Melbourne, sudah tidak menampung seluruh jemaah.
Maka dari itu, berbagai kegiatan ibadah hingga aktivitas wakaf bagi anak-anak, orang tua Muslim, serta mualaf harus tetap berjalan secara optimal. Setidaknya harapan tersebut dapat terwujud lewat pembangunan gedung Islamic Centre yang hanya berjarak 150 meter dari Masjid Baitul Makmur.
Pembelian hasil dari lelang bekas gedung kantor polisi Laverton berlangsung pada Desember 2025. Kemenangan mengambil alih pemilik bangunan seluas 1.800 meter persegi itu merupakan pencapaian tertinggi bagi Komunitas Muslim Indonesia.
Ia mengatakan, nantinya setelah pembangunan dari dana wakaf tersebut beres, bekas gedung kantor polisi itu akan menjadi pusat Dakwah dan Empowerment Centre, pendidikan agama Islam, hingga penguatan komunitas Muslim asli di Melbourne, Australia, Indonesia, hingga dari seluruh penjuru dunia.
Akan tetapi, batas waktu pelunasan pembelian gedung untuk Islamic Centre tersebut hanya sampai Maret 2026. Sementara, total dana yang masih kurang untuk melunasi gedung tersebut mencapai Rp28 miliar.

/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F01%2F16%2Fbf1a305934b728bb93c5bb54f3b33675-ChatGPT_Image_Jan_16_2026_04_00_25_PM.png)

