JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi peningkatan curah hujan di wilayah Jabodetabek.
Informasi ini disampaikan melalui posting akun Instagram BMKG, @infobmkg, Sabtu (17/1/2026).
"Waspada potensi hujan lebat yang dapat disertai petir/angin kencang pada periode 17-19 Januari 2026."
Pada rentang tanggal tersebut, kata BMKG, cuaca berpotensi berubah cepat dan dan hujan bisa turun dengan intensitas tinggi.
BMKG menjelaskan, peningkatan hujan tersebut dipengaruhi beberapa kondisi atmosfer yang terjadi bersamaan, seperti bibit siklon tropis 96S dan bibit siklon tropis 97S, seruakan dingin (cold surge), aktifnya gelombang atmosfer Rossby dan Kelvin, udara sangat lembap di berbagai ketinggian, dan labilnya atmosfer.
Baca Juga: Curah Hujan Tinggi Sebabkan 13 Daerah di Batang Dilanda Banjir-Tanah Longsor, Ribuan KK Terdampak
"Kombinasi ini berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan cumulonimbus di sebagian besar Jabodetabek," kata BMKG.
Berdasarkan perkiraan tersebut, BMKG mengingatkan masyarakat mewaspadai potensi hujan lebat yang dapat disertai petir atau kilat dan angin kencang pada 17-19 Januari 2026 di sejumlah wilayah berikut:
- Jakarta Utara
- Jakarta Timur
- Jakarta Barat
- Jakarta Pusat
- Kabupaten Tangerang
- Kabupaten Tangerang Selatan
- Kabupaten dan Kota Bogor
Baca Juga: Siklon Tropis Nokaen Masih Aktif, BMKG: Waspadai Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi 24 Jam ke Depan
BMKG juga mengungkap adanya potensi hujan lebat yang dapat disertai petir atau kilat dan angin kencang pada 20-23 Januari 2026 di dua wilayah:
- Kepulauan Seribu
- Kabupaten Bogor
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- bmkg
- hujan
- petir
- angin kencang
- jabodetabek
- cuaca





