6 Fakta Bripda Rio: Desersi Usai Selingkuh dan KDRT, Kabur Jadi Tentara Bayaran Rusia

suara.com
16 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Bripda Muhammad Rio, personel Satbrimob Polda Aceh, terbukti desersi dan bergabung sebagai tentara bayaran di Rusia berdasarkan pesan WhatsApp.
  • Rio meninggalkan Indonesia melalui Soekarno-Hatta pada Desember 2025, melalui China sebelum akhirnya tiba di zona konflik Rusia.
  • Sebelum desersi, Rio memiliki riwayat pelanggaran etik berat termasuk perselingkuhan dan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Suara.com - Kasus desersi Bripda Muhammad Rio, personel Satbrimob Polda Aceh, menjadi perbincangan hangat setelah dirinya teridentifikasi bergabung dengan unit militer tentara bayaran di Rusia.

Kepolisian telah mengumpulkan berbagai fakta krusial yang memperkuat bukti pelanggaran berat serta kepergiannya ke luar negeri.

Berikut adalah fakta-fakta lengkap terkait perjalanan Bripda Muhammad Rio dari kedinasan Polri hingga menuju garis depan pertempuran di Rusia:

1. Bukti Digital via Pesan WhatsApp

Keterlibatan Rio sebagai tentara bayaran terdeteksi secara langsung melalui pesan WhatsApp yang ia kirimkan sendiri pada Rabu, 7 Januari 2026.

Pesan tersebut ditujukan kepada jajaran internal Satbrimob Polda Aceh, termasuk pihak Provos dan PS Kasubbagrenmin.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto mengungkapkan bahwa pesan tersebut berisi dokumentasi foto dan video.

"Isi pesan WhatsApp tersebut berupa dokumentasi foto dan video yang menunjukkan bahwa yang bersangkutan telah bergabung dengan divisi tentara bayaran Rusia, serta menggambarkan proses pendaftaran hingga nominal gaji yang diterima dalam mata uang rubel yang dikonversi ke rupiah," kata Joko dalam keterangannya, Sabtu (17/1/2026).

2. Jejak Perjalanan Internasional via China

Baca Juga: Sering Disebut Saat Razia Ternyata Ini Arti Tilang dan Asal Usul Istilahnya

Berdasarkan data manifes penumpang dan paspor yang dikantongi polisi, Rio meninggalkan Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 18 Desember 2025.

Ia tercatat terbang menuju Shanghai, China, sebelum melanjutkan perjalanan ke Hainan pada 19 Desember 2025, dan akhirnya menuju Rusia.

3. Riwayat Pelanggaran Kode Etik dan KDRT

Kepergian Rio bukan tanpa latar belakang masalah. Sebelum desersi, ia tercatat memiliki rekam jejak indisipliner yang buruk.

Rio pernah tersandung kasus perselingkuhan hingga nikah siri yang membuatnya dijatuhi sanksi mutasi demosi selama dua tahun di Yanma Brimob pada Mei 2025.

Selain itu, Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah menyebut Rio juga pernah dihukum dua kali dalam perkara Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Satu Terduga Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 IAT Ditemukan 200 Meter dari Puncak Gunung Bulusaraung
• 8 jam laluharianfajar
thumb
TNI AU Turunkan Korpasgat usai Temukan Titik Jatuhnya Pesawat ATR 42-500
• 12 jam laluidxchannel.com
thumb
Breaking News! Tim SAR Temukan Badan Pesawat ATR 42-500 di Puncak Bulusaraung
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Sering Sesak Napas dan Lelah? Waspadai Tanda Penyakit Jantung pada Perempuan
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Gervonta Davis Jadi Buronan Polisi Amerika Serikat, WBA Ubah Status Juara The Tank
• 11 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.