Apa Itu Child Grooming yang Dibahas Aurelie Moeremans dalam Bukunya? Ini Penjelasan Psikolog

kompas.tv
13 jam lalu
Cover Berita
Ilustrasi child grooming. (Sumber: Envato/timofeevavalentina_foto)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Melalui bukunya Broken Strings, Aurelie Moeremans menceritakan pengalaman personalnya menghadapi manipulasi emosional sejak usia 15 tahun sebagai bentuk child grooming.

"Buku ini adalah kisah nyata tentang aku. Tentang bagaimana aku di-grooming waktu umur 15 tahun oleh seseorang yang usianya hampir dua kali umur aku. Tentang manipulasi, kontrol, dan proses pelan-pelan belajar menyelamatkan diri sendiri," tulis Aurelie dalam posting akun Instagramnya, @aurelie, pada 3 Januari 2026.

Lantas, apa child grooming yang dibahas Aurelie dalam bukunya itu?

Berikut penjelasan psikolog dan grafolog, Joice Manurung dalam program Sapa Indonesia Pagi KompasTV, Sabtu (17/1/2026). 

"Kalau kita melihat kan dua kata ya, child dan grooming. Jadi, child pasti anak fokusnya, dan grooming ini adalah sebuah proses bertahap," kata Joice. 

"Jadi kalau kita gabungkan, proses bertahap ini bentuknya manipulasi psikologis kepada anak, di mana pelaku membangun sebuah relasi yang sifatnya itu dekat, nyaman, dan terasa aman bagi anak dan keluarga anak sehingga anak dan keluarganya itu memberikan rasa percaya dan kendali kepada si pelaku terhadap anak." 

Setelah itu, kata Joice, pelaku child grooming bisa "bebas" berinteraksi, berdampingan, bahkan sampai menyentuh fisik anak. 

Baca Juga: Dinkes Tulungagung: Mayoritas Anak Sekolah Alami Gangguan Mata akibat Gawai

Joice mengungkap tidak jarang orang tua menganggap apa yang dilakukan pelaku child grooming sebagai bentuk kasih sayang atau perhatian. 

"Nah, anak juga begitu merasa bahwa dia diperhatikan, dilindungi, diutamakan," katanya. 

Namun, dalam proses child grooming, Joice menjelaskan pelakunya membuat sebuah proses isolasi pada anak. 

"Jadi, anak itu seperti didoktrin ya, bahwa 'kamu itu yang nyayangin cuma saya', misalnya begitu, sehingga anak merasa spesial," ujarnya. 

Kata Joice, ketika seseorang merasa spesial, dia menjadi tergantung kepada si pelaku dan mau mengikuti apa maunya si pelaku. 

Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Desy-Afrianti

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • child grooming
  • grooming
  • apa itu child grooming
  • korban grooming
  • pelaku grooming
Selengkapnya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Michael Carrick Tak Biarkan Harry Maguire Pergi dari Manchester United
• 7 jam laluviva.co.id
thumb
Purbaya Pastikan TKD Wilayah Bencana Sumatera Aman, Tidak Dipotong
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Mulai Februari, Masyarakat Bisa Beli Beras SPHP 5 Pack atau 25 Kg per Orang
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
BRI Super League: Kabar Buruk, Arema FC Kehilangan Luiz Gustavo sampai Akhir Musim
• 15 jam lalubola.com
thumb
Seskab Teddy Beberkan Rencana Lawatan Presiden Prabowo ke Inggris dan Swiss
• 3 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.