TKD Aceh, Sumut, Sumbar, Tak Dipotong, Mendagri Harap Pekan Depan Ditransfer

kompas.com
16 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memastikan pemerintah segera melakukan Transfer Keuangan Daerah (TKD) untuk tiga provinsi Sumatera yang terdampak bencana.

Sebagai informasi, Presiden RI Prabowo Subianto sudah menegaskan bahwa TKD 2026 untuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, tidak akan dipotong atau setara TKD 2025 setelah efisiensi.

"Saya maunya minggu depan sudah ditransfer," kata Tito, saat ditemui di kediamannya di Kawasan Widya Chandra, Jakarta, Sabtu (17/1/2026).

Tito menuturkan, pemerintah akan mulai memproses transfer tersebut pada awal pekan depan.

Baca juga: Usai Rapat Bareng Prabowo, Mendagri Umumkan TKD 3 Provinsi di Sumatera Tak Dipotong

"Ya Senin mulai proses koordinasi antara Dirjen saya, Dirjen Keuangan Daerah, Pak Agus Fatoni yang menangani anggaran daerah, dengan Dirjen Perimbangan Kementerian Keuangan, Bapak Askolani, yang ngurusin anggaran daerah," ujar dia.

Tito menegaskan, Presiden RI Prabowo Subianto sudah menyetujui bahwa TKD semua daerah di tiga provinsi di Sumatera tersebut tidak akan dipotong atau tetap sama dengan TKD 2025 setelah efisiensi.

Nilai dari TKD 2026 untuk setiap kabupaten/kota di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sekitar Rp 10,6 triliun.

"Yang paling penting adalah keputusan dari Bapak Presiden sudah ya, bahwa tiga provinsi ini dan semua kabupaten kotanya anggaran TKD yang dari Kementerian Keuangan disamakan dengan tahun 2025 setelah efisiensi," tegas Tito.

Jika ada daerah yang TKD tahun 2026 lebih tinggi dari TKD 2025, maka akan tetap mengikuti angka TKD 2026.

Baca juga: Mendagri Dorong Kolaborasi Demi Kejar Target Pemulihan Pascabencana Sumatera

Ia mengungkap alasan TKD 2026 untuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, tidak dipotong agar memudahkan daerah dalam penanganan bencana.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Kalau seandainya yang TKD-nya 2026 itu lebih tinggi daripada yang efisiensi 2025, ya kita pakai yang 2026 supaya daerah apa, memiliki apa namanya itu instrumen lah ya, keuangan yang lumayan bisa membantu penanganan bencana ini," ujar Tito.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ketua Komite Palestina umumkan nama-nama anggota pengelola Gaza
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Tol Fungsional Japek II Selatan Jadi Solusi Urai Macet Mudik Lebaran 2026
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Hasto: Hidup Butuh Gemblengan Agar Keluar Pamor, Ajak Lestarikan Tosan Aji Teladani Laku Bima
• 9 jam laluviva.co.id
thumb
Jangan Iri, Ini Daftar Negara Dengan Cuti Berbayar Terbanyak
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Momen Presiden Prabowo dan Jokowi jadi Saksi Nikah Sespri Agung Surahman
• 4 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.