Perkuat Ekosistem Haji dan Pariwisata Internasional, Menhaj Jajaki Kerja Sama dengan Pemprov NTB

idxchannel.com
17 jam lalu
Cover Berita

Menhaj menyoroti potensi besar NTB, mulai dari sektor perkebunan hingga kerajinan tangan. Ia mendorong produk unggulan NTB untuk masuk ke pasar Arab Saudi.

Perkuat Ekosistem Haji dan Pariwisata Internasional, Menhaj Jajaki Kerja Sama dengan Pemprov NTB (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel -  Optimalisasi potensi ekonomi daerah di Indonesia dipandang sangat strategis untuk dapat diintegrasikan dengan ekosistem haji dan pariwisata internasional.

Hal ini disampaikan Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Mochamad Irfan Yusuf saat melakukan kunjungan kerja dalam rangka audiensi dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di Kantor Gubernur NTB, Kota Mataram.

Baca Juga:
Atasi Banjir di Wilayah Jateng, BNPB Gelar Modifikasi Cuaca

Dalam agenda tersebut, Menhaj menyoroti potensi besar NTB, mulai dari sektor perkebunan hingga kerajinan tangan. Ia mendorong produk unggulan NTB untuk masuk ke pasar Arab Saudi.

"NTB memiliki potensi ekonomi yang sangat luas. Kami melihat ada peluang besar untuk mengomunikasikan kerja sama terkait produk kerajinan tangan hingga hasil perkebunan seperti kurma di Lombok Utara agar bisa bersinergi dengan kebutuhan di Tanah Suci," tutur Menhaj dikutip Minggu (18/1/2025).

Baca Juga:
Prabowo Lakukan Pertemuan Rutin dengan TNI, Bahas Strategi Pertahanan dan Keamanan

Sementara itu, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan pihaknya telah menjalin komunikasi intensif dengan Dinas Pariwisata setempat untuk mengarahkan turis Arab Saudi ke NTB. 

Karakteristik alam Lombok yang memiliki kombinasi laut dan pegunungan dinilai sangat sesuai dengan preferensi wisatawan asal Timur Tengah.

Baca Juga:
Perbankan Masih Dominasi Pendanaan Pinjaman Daring (Pindar)

"Kami ingin memastikan turis mancanegara, khususnya dari Arab Saudi, bisa langsung diarahkan ke NTB. Keindahan laut dan pegunungan di sini adalah ciri khas yang sangat disukai oleh mereka,” ujar Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal.

Selain sektor komoditas, audiensi ini juga membahas strategi peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara, khususnya dari Arab Saudi. Salah satu poin krusial yang didiskusikan adalah pemanfaatan Empty Flight (penerbangan kosong).

Baca Juga:
Realisasi Perpanjangan SPHP Beras 2025 Capai 15 Ribu Ton di Januari 2026

“Kami juga mendiskusikan teknis empty flight ini bersama Kementerian Pariwisata agar lebih efisien," katanya.

Melalui audiensi ini, Kementerian Haji dan Umrah dan Pemerintah Provinsi NTB berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor. 

Baca Juga:
Sambut Penghuni Baru Pasar Modal, BEI Kantongi 7 Calon Emiten di Pipeline IPO 2026

Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas layanan haji dan umrah di wilayah NTB, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi baru melalui sektor pariwisata dan ekspor produk lokal.

(kunthi fahmar sandy)

Baca Juga:
Stasiun Jakarta Kota Tergenang, KRL Tanjung Priok Line Tak Beroperasi Pagi Ini

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Libur Panjang Isra Miraj, Arus Balik ke Jabodetabek Mulai Meningkat
• 10 jam laluokezone.com
thumb
Konflik AS–Iran Memanas, Menghidupkan Kembali Memori Revolusi Islam 1979
• 17 jam lalupantau.com
thumb
Meletakkan Mimpi Indonesia Maju di Tangan Para Akademisi dan Inovasi Riset
• 7 jam lalukompas.id
thumb
Ngebut, Mobil Tabrak Pembatas Jalan
• 3 jam lalurealita.co
thumb
Status Gunung Ile Lewotolok Naik ke Level Siaga
• 8 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.