Pasca Penemuan Serpihan, Basarnas Prioritaskan Pencarian Korban

harianfajar
11 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAROS — Tim SAR Gabungan terus memaksimalkan upaya pencarian korban dalam operasi pencarian pesawat ATR 42-500 yang jatuh di wilayah Gunung Bulusaraung.

Dimana fokus utama saat ini adalah menemukan dan mengevakuasi korban dengan harapan masih ada yang dapat diselamatkan.

Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Basarnas Makassar, Andi Arif, dalam pressconference di Crisis Center di Terminal Kedatangan Bandara Sultan Hasanuddin, Minggu, 18 Januari 2026.

Dia mengatakan pencarian korban menjadi prioritas utama dalam operasi yang sedang berlangsung.

“Yang kami utamakan saat ini adalah pencarian korban. Mudah-mudahan masih ada korban yang bisa kami evakuasi dalam keadaan selamat,” ungkapnya.

Dia juga menjelaskan untuk metode pencarian dilakukan dengan membagi enam Search and Rescue Unit (SRU), terdiri dari empat SRU darat dan dua SRU udara.

SRU udara kata dia, melibatkan pesawat Boeing milik TNI Angkatan Udara serta helikopter Caracal, sementara SRU darat dikerahkan untuk melakukan penyapuan langsung di lokasi kejadian.

“SRU darat terdiri dari SRU 1, 2, 3, dan 4 dengan total personel SAR gabungan sekitar 1.200 orang yang saat ini berada di lokasi,” ungkapnya.

Dia menjelaskan pembagian SRU dan titik pencarian dilakukan untuk memastikan seluruh area terdampak dapat disisir secara menyeluruh, sehingga tidak ada korban yang terlewatkan.

“Kami membagi empat titik pencarian darat sesuai pengalaman Basarnas dalam operasi pencarian pesawat di berbagai lokasi sebelumnya. Penyapuan SAR dilakukan secara sistematis agar seluruh area dapat terjangkau,” ungkapnya.

Basarnas selaku SAR Mission Coordinator (SMC) terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait dalam pelaksanaan operasi, termasuk TNI, Polri, dan instansi pendukung lainnya. Penjelasan teknis lanjutan mengenai metode pencarian akan disampaikan oleh masing-masing unsur sesuai kewenangan.

“Seluruh unsur bekerja sesuai peran masing-masing, dan kami terus berkoordinasi untuk memastikan operasi berjalan efektif dan aman,” katanya.

Hingga saat ini, operasi pencarian dan evakuasi masih terus berlangsung dengan mengedepankan keselamatan seluruh personel yang bertugas di lapangan. (rin)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Banjir Ganggu Perjalanan Kereta di Pekalongan, KAI Ungkap Sejumlah Rute KA Dibatalkan
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Laga Gila di Signal Iduna Park, Dortmund Menang Dramatis Lawan St Pauli
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Siklon Tropis Nokaen dan Dua Bibit Mengapit RI, Waspada Hujan Lebat Minggu 18 Januari 2026!
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Pesawat ATR 42-500 Dipastikan Tabrak Gunung Bulusaraung, Tim SAR Fokus Mencari Korban
• 10 jam lalukompas.id
thumb
Fakta Menarik Drakor Can This Love Be Translated, Sempat Ganti Pemeran?
• 7 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.