Pemadaman listrik kereta api di Tokyo, Jepang pada Jumat (16/1) pagi membuat 2 jalur utama yang melayani sejumlah stasiun tersibuk di dunia itu terhenti. Kereta api di Jalur Yamanote dan Keihin-Tohoku milik East Japan Railway (JR East) disebut telah lumpuh hingga 9 jam.
Dilansir Reuters, peristiwa itu mengganggu perjalanan 673.000 penumpang. Menurut JR East, kegagalan pemulihan listrik setelah pekerjaan pemeliharaan semalaman di Stasiun Tamachi, Tokyo menjadi penyebab kedua jalur tersebut terhenti.
Seorang juru bicara mengatakan, asap terlihat muncul dari kotak peralatan di sisi rel dekat stasiun. Lembaga penyiaran publik NHK mengungkap, kebakaran dilaporkan terjadi di rel dekat Stasiun Tamachi, tempat kedua jalur berhenti.
“Api berasal dari transformator di area rel dan hampir padam sekitar 30 menit kemudian,” jelas NHK.
Penumpang pun tampak turun dari kereta Keihin-Tohoku yang terhenti di antara stasiun. Dalam proses evakuasi, mereka berjalan di sepanjang rel, dibantu petugas pemadam kebakaran dan staf kereta api.
Jalur Yamanote diketahui melewati sejumlah stasiun, termasuk Shinjuku yang menangani sekitar 3,5 juta penumpang setiap harinya. Sementara, Jalur Keihin-Tohoku melayani pusat-pusat utama, seperti Tokyo dan Yokohama.


