Jakarta, tvOnenews.com – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan duka cita mendalam atas kecelakaan pesawat ATR milik maskapai PT Indonesia Air Transport (IAT) yang terjadi pada Sabtu (17/1/2026). Pernyataan tersebut disampaikan Trenggono dalam konferensi pers pembaruan informasi kecelakaan pesawat di Gedung Mina Bahari IV, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta Pusat.
Dalam keterangannya kepada awak media, Trenggono mengungkapkan rasa sedih dan keprihatinan atas musibah yang menimpa penumpang dan kru pesawat tersebut. Ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta berharap seluruh proses evakuasi dapat berjalan dengan lancar.
“Kami menyatakan keprihatinan yang mendalam. Terus terang kami sedih dan prihatin atas kejadian ini. Kami berdoa yang terbaik untuk seluruh penumpang dan kru pesawat Indonesia Air Transport,” ujar Trenggono.
Ia menegaskan bahwa pemerintah terus memantau perkembangan penanganan kecelakaan pesawat tersebut secara intensif. Menurutnya, seluruh instansi terkait telah bergerak untuk memastikan proses pencarian, evakuasi, serta penanganan korban dilakukan secara maksimal dan terkoordinasi.
Trenggono juga menyatakan kesiapan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk memberikan dukungan sesuai kewenangan yang dimiliki, khususnya apabila dibutuhkan dalam aspek operasional maupun koordinasi lintas sektor.
“Kami berharap seluruh proses evakuasi dan penanganan korban dapat berjalan dengan lancar. Pemerintah akan terus berupaya memberikan dukungan terbaik bagi para korban dan keluarga yang terdampak,” katanya.
Selain itu, Trenggono mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menunggu informasi resmi dari pihak berwenang terkait perkembangan insiden tersebut. Ia meminta publik tidak berspekulasi mengenai penyebab kecelakaan sebelum hasil investigasi disampaikan secara resmi oleh otoritas terkait.
“Kami mengajak masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang, agar tidak menimbulkan informasi yang menyesatkan,” ujarnya.
Seperti diketahui, pesawat ATR milik PT Indonesia Air Transport dilaporkan mengalami kecelakaan saat menjalankan penerbangan. Pemerintah melalui instansi terkait saat ini masih melakukan upaya pencarian dan penanganan korban di lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi dan investigasi masih berlangsung. Pemerintah memastikan akan menyampaikan informasi terbaru kepada publik secara terbuka dan transparan sesuai dengan perkembangan di lapangan. (jts/nsp)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5341957/original/034860200_1757342238-Timnas_Indonesia_vs_Lebanon_-09.jpg)

