Garap Aku Sebelum Aku, Gina S Noer Bahas Pencarian Akar Identitas Lewat Hubungan Ayah-Anak

insertlive.com
12 jam lalu
Cover Berita

Sutradara sekaligus penulis Gina S Noer bakal kembali dengan film terbarunya bertajuk Aku Sebelum Aku.

Film yang akan tayang secara global di Netflix pada tahun ini tersebut berkisah tentang hubungan ayah dan anak laki-lakinya yang beranjak remaja. Ringgo Agus Rahman dan Bima Sena pun akan memerankan duet ayah dan anak ini.

Bercerita soal inspirasi cerita, Gina menyebut ide ini tercetus setelah ia mendapat berbagai pertanyaan yang dianggap tak lazim dari anak laki-lakinya yang kini berusia 14 tahun.

Pertanyaan-pertanyaan mengenai silsilah keluarga hingga sejarah Indonesia yang dilontarkan putranya memantik Gina bicara lebih jauh tentang pencarian identitas diri.

“Sebenernya ketika awalnya mau bikin film ini, aku lihat anak laki-lakiku. Dia umurnya 14 tahun dan dia suka sekali sejarah. Karena dia suka banget sejarah, dia suka ngasih pertanyaan-pertanyaan yang nggak kepikiran kayak ‘Nenek waktu zaman penjajahan lihat tentara Jepang nggak? Keluarga kita siapa aja yang jadi pejuang’,” ungkap Gina ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (15/1).

“Ketika bicara soal bicara dunia, hubungannya dengan sejarah diri kita juga. Identitas kita itu bukan sekadar nama kita, tempat tanggal lahir, nggak kayak gitu. Tapi, bagaimana kita mengenal siapa akar kita,” lanjutnya.

Berbeda dari karya-karya lampaunya yang menggunakan sudut pandang perempuan sebagai poros cerita, Gina di sini menyamarkan lewat sudut pandang yang lebih jauh, yakni laki-laki, seorang ayah dan anak.

Meski terasa berbeda dari karya sebelumnya, Gina menekankan film ini merupakan film yang personal baginya. 

“Ini salah satu film yang amat personal dengan saya, bagaimana saya melihat sejarah keluarga saya. Tapi, saya ngerasa tempat yang paling aman untuk melihat cerita ini adalah dari sudut pandang yang lebih jauh dari saya, yaitu sudut pandang anak laki-laki dan ayahnya,” tuturnya

Disinggung soal alur cerita, Gina belum mau cerita banyak. Dia hanya sedikit memberi bocoran bahwa cerita film ini bak sebuah petualangan yang seru, konyol, tetapi juga kompleks.

“Bayangin ceritanya kayak membuka kotak harta karun. Kotak harta karun dengan segala petualangan, dengan keseruannya, dengan ‘Ih absurd banget ya hidup ini’, tapi ini fun, konyol, ya tapi kompleks,” bebernya sambil tertawa.

Sedangkan soal keputusan membawa cerita ini tayang di Netflix, Gina mengaku bahwa isu yang dibawa adalah isu yang bisa diterima tak hanya oleh penonton lokal, tetapi global.

Film ini juga bagai sebuah pernyataan bahwa peristiwa-peristiwa di dunia erat kaitannya dengan keluarga dan identitas diri kita sendiri.

“Ini film yang buat saya statement-nya harus global, terutama di tengah dinamika global saat ini. Bahwa keluarga itu justru erat hubungannya dengan peristiwa-peristiwa global,” tutup Gina S Noer.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bursa Transfer AC Milan: Temukan Jelmaan Mirko Vucinic, Igli Tare Siap Bakar Uang demi Gaet Wonderkid Klub Serbia
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Hujan Sepanjang Malam di Jakarta, 16 RT-10 Ruas Jalan Tergenang
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Jadwal Lengkap Final India Open 2026 Hari Ini, Jonatan Christie Harusnya Juara
• 15 jam laluharianfajar
thumb
Pemprov Sumbar Siapkan Rp2 Miliar untuk Pembenahan Saluran Irigasi Terdampak Bencana
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
Berapa Langkah Sehari untuk Turun Berat Badan? Pakar Ungkap Durasi Paling Optimal
• 12 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.