RS Bhayangkara Jadi Rumah Sakit Rujukan Ante-Mortem

harianfajar
12 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAROS — Penanganan korban kecelakaan Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) akan dipusatkan di Rumah Sakit Bhayangkara, Minggu, 18 Januari 2026.

“Mengenai kecelakaan pesawat yang terjadi kemarin, sejak tadi malam kami sudah berkoordinasi dengan Basarnas dan Pangdam. Kami telah mengambil langkah-langkah strategis guna melaksanakan operasi penyelamatan. Kami juga sudah mendirikan Posko Aju yang melibatkan TNI dan Polri untuk memperlancar proses evakuasi korban,” kata Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulsel, Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro saat Press Conference di Media Center di Terminal Kedatangan Bandara Sultan Hasanuddin.

​Dia juga menjelaskan terkait penanganan korban, telah disepakati Rumah Sakit Bhayangkara akan menjadi rumah sakit rujukan.

“Jadi telah disepakati bahwa Rumah Sakit Bhayangkara akan menjadi rumah sakit rujukan untuk pelaksanaan uji ante-mortem. Saat ini, tim DVI dari Mabes Polri telah mengirimkan personel ahli untuk mendukung proses tersebut,” jelasnya.

Dia juga mengatakan jika sudah ada satu keluarga korban yang akan emlakukan pemeriksaan uji ante mortem.

​”Hingga saat ini, sudah ada satu keluarga korban yang hadir untuk pemeriksaan data ante-mortem, yaitu adik kandung dari Co Pilot (Muh Farhan Gunawa,red),”ungkapnya.

Sebagai langkah proaktif, jika keluarga korban tidak dapat hadir di Makassar, kami akan memberdayakan seluruh Biddokkes di wilayah masing-masing dengan berkoordinasi bersama Pusdokkes untuk melakukan sistem ‘jemput bola’, sambungnya.

“Kami akan memberdayakan seluruh Biddokes dengan berkoordinasi dengan Kampus Dokkes untum jemput bola,” katanya.

Sehingga dalam uji ante-mortem dapat kita juga jemput bola pada keluarga korban, sambungnya.

“Dalam hal ini kami sudah menambahkan satu data, yaitu salah satu keluarga korban yang berada di Jawa Barat atau Bogor. Dimana saat ini tengah dilaksanakan pengambilan data ante mortem oleh Biddokkes Polda Jawa Barat,” pungkasnya. (rin)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Banjir Rendam Permukiman Cakung Barat, Ratusan Warga Mengungsi
• 6 jam lalujpnn.com
thumb
Presiden Prabowo Bertemu Sufmi Dasco Sebelum Berangkat ke London, Bahas Ini
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Tradisi Labuhan Sarangan di Magetan Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Korban Jiwa Bencana Sumatra Tembus 1.199 Orang, BNPB Percepat Pemulihan
• 16 jam lalutvrinews.com
thumb
Skrining Retinopati Diabetik dengan Kecerdasan Buatan
• 13 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.