Banjir Jakarta Meluas: 36 RT dan 27 Ruas Jalan Tergenang, Terparah di Jaktim

kompas.com
12 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta mencatat sebanyak 36 RT dan 23 ruas jalan terendam banjir di berbagai wilayah Jakarta, Minggu (18/1/2026) per pukul 10.00 WIB.

“BPBD mencatat saat ini terdapat *16 RT dan 10 ruas jalan tergenang,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Mohamad Yohan saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu.

Yohan mengungkapkan, wilayah terbanyak yang terendam banjir berada di Jakarta Barat dengan total 13 RT.

Berdasarkan data BPBD, ketinggian air banjir bervariasi, berada di kisaran 25–120 sentimeter. Kondisi terparah terjadi di Kelurahan Rawa Terate, Jakarta Timur, dengan ketinggian air 40–120 sentimeter.

Baca juga: 7 Cara Pantau Lokasi Banjir Jakarta dan Ruas Jalan yang Terdampak Secara Real Time

Berikut rincian wilayah di Jakarta yang masih terendam banjir hingga Minggu siang:

-  Jakarta Barat

Terdapat 17 RT yang tergenang, meliputi:

  • Kelurahan Kedaung Kali Angke: 8 RT, ketinggian air 45–60 cm
  • Kelurahan Rawa Buaya: 4 RT, ketinggian air 15–30 cm
  • Kelurahan Jelambar: 1 RT, ketinggian air 25 cm
  • Kelurahan Tegal Alur: ketinggian air 30–40 cm

- Jakarta Pusat

  • Kelurahan Serdang: 13 RT dengan ketinggian air sekitar 30 cm

- Jakarta Utara

Terdapat 3 RT yang tergenang:

  • Kelurahan Ancol 1 RT, ketinggian air 25–30 cm.
  • Kelurahan Pademangan Barat 2 RT, ketinggian air 25–30 cm.

- Jakarta Timur

Genangan dilaporkan di 3 RT:

  • Kelurahan Cakung Barat sekitar 40 cm
  • Kelurahan Rawa Terate mencapai 40–120 cm

Baca juga: Banjir Jakarta Ganggu Layanan Transjakarta dan Mikrotrans, Sejumlah Rute Terdampak

Ruas Jalan Jakarta yang Terendam Banjir

Selain permukiman warga, banjir juga merendam 27 ruas jalan, antara lain:

  1. Jl. Cempaka Putih Barat 26, Jakarta Pusat: 10 cm
  2. Underpass Senen, Jakarta Pusat: 10 cm
  3. Jl. HBR Motik, Kebon Kosong, Jakarta Pusat: 15 cm
  4. Jl. Letjeln Suprapto, Cempaka Putih Timur, Jakarta Pusat: 30 cm
  5. Jl. Ruko Cempaka Mas, Sumur Batu, Jakarta Pusat: 30 cm
  6. Jl. Karang Bolong Raya, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara: 70 cm
  7. Jl. Cakung Cilincing Raya, Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara: 20 cm
  8. Jl. Kp. Sepatan, Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara: 30 cm
  9. Jl. Boulevard Barat (Depan Lotte Mart), Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara: 15 cm
  10. Jl. Gaya Motor Raya (Depan Kodim 0502), Sungai Bambu, Jakarta Utara: 50 cm
  11. Jl. Jembatan Tiga Raya, Penjaringan, Jakarta Utara: 60 cm
  12. Jl. Pluit Selatan Raya (Depan Kantor Kecamatan Penjaringan), Penjaringan, Jakarta Utara: 25 cm
  13. Jl. Pluit Raya (Depan Hotel JP), Penjaringan, Jakarta Utara: 45 cm
  14. Jl. Tanah Merah, Penjaringan, Jakarta Utara: 30 cm
  15. Jl. Raya Cilincing, Kalibaru, Jakarta Utara: 20 cm
  16. Jl. Babek TNI, Rorotan, Jakarta Utara: 40 cm
  17. Jl. Muara Baru (Depan Apartemen Pluit Se View), Penjaringan, Jakarta Utara: 50 cm
  18. Jl. Perumahan Green Garden, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat: 15 cm
  19. Jl. Pangeran Tubagus Angke, Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan, Jakarta Barat: 20 cm
  20. Jl. Pangeran Tubagus Angke Raya, Jelambar Baru, Grogol Petamburan, Jakarta Barat: 20 cm
  21. Jl. Lingkar Luar Barat, Cengkareng Timur, Jakarta Barat: 20 cm
  22. Jl. Daan Mogot KM 13, Cengkareng Timur, Jakarta Barat: 15 cm
  23. Jl. Benda Raya, Kamal, Jakarta Barat: 50 cm

Baca juga: Imbas Genangan, KRL Bogor–Kota Hanya Sampai Jayakarta dan Manggarai Minggu Pagi

BPBD bekerja sama dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat untuk menyedot genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik, bersama para lurah dan camat setempat.

“Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,” tutur Yohan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan.

“Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop," jelas Yohan.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Penembakan di Bar Afsel, 8 Orang Tewas dan 3 Luka-luka
• 21 jam laluviva.co.id
thumb
Membaca Kembali Venezuela dan Kegagalan Negara
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Kali Ancol Meluap, Permukiman Warga di Pademangan Barat Terendam Banjir
• 3 jam lalurepublika.co.id
thumb
Puing Pesawat ATR 24 500 Bertebaran di Gunung Bulusaraung, Medan Ekstrim dan Berkabut Halangai Pencarian
• 15 jam laludisway.id
thumb
Terungkap, Dugaan Penyebab Utama Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Maros, Petinggi IAT Beberkan soal Mesin
• 4 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.