Kunjungan Wisatawan di KEK Mandalika Capai 1,4 Juta Orang Sepanjang 2025

kumparan.com
12 jam lalu
Cover Berita

InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) mencatat jumlah kunjungan wisatawan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, sepanjang 2025. Jumlah wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang berkunjung ke KEK Mandalika mencapai 1,4 juta orang.

Plt Direktur Utama ITDC Ahmad Fajar menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kerja sama seluruh pihak dalam menciptakan kinerja kawasan pariwisata sepanjang tahun 2025 yang terjaga positif.

“Sepanjang 2025, kami berhasil menjaga tingkat okupansi kawasan tetap stabil sekaligus mendorong pertumbuhan signifikan pada jumlah kunjungan," katanya seperti dikutip Antara.

Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas pariwisata di kawasan yang kami kelola terus bergerak positif, baik melalui penguatan kegiatan, Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions (MICE), serta pengembangan pengalaman destinasi.

Okupansi Hotel di Mandalika

The Mandalika mencatat performa okupansi dengan rata-rata tingkat hunian hotel, sepanjang tahun 2025 berada di kisaran 55 persen.

Kinerja tersebut didukung oleh tingginya aktivitas kawasan, dengan total kunjungan mencapai lebih dari 1,4 juta pengunjung sepanjang tahun.

"Puncak okupansi terjadi pada periode Juli hingga Agustus, seiring penyelenggaraan berbagai kegiatan nasional dan internasional serta momentum libur sekolah," katanya.

Stabilitas kinerja pada Semester II 2025 tidak terlepas dari meningkatnya aktivitas pariwisata dan penyelenggaraan berbagai kegiatan nasional maupun internasional di tiap kawasan.

"Hal ini berdampak pada tingginya pergerakan wisatawan, penguatan positioning destinasi, dan menjaga kepercayaan pelaku industri pariwisata pada kawasan yang dikelola ITDC," katanya.

Ia mengatakan lonjakan hunian terjadi secara merata di berbagai kelas hotel, yang mencerminkan kuatnya multiplier effect event terhadap pergerakan wisatawan, sektor pariwisata dan ekonomi lokal.

"Kami berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan kawasan, mendorong length of stay dan visitor spending yang lebih tinggi, serta memperkuat pengembangan event dan amenitas berstandar internasional untuk mendukung pertumbuhan pariwisata yang berkelanjutan,” katanya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Banjir Rendam Jalur Rel, KAI Batalkan 38 Perjalanan Kereta di Semarang dan Jakarta
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Cindy Nirmala Ungkap Kaki Bengkak Selama Syuting Sengkolo: Petaka Satu Suro
• 8 jam laluinsertlive.com
thumb
Jakarta Diguyur Hujan, Ini Daftar Wilayah dan Jalan Tergenang
• 17 jam laluidntimes.com
thumb
Arsenal Gagal Menang, Puncak Klasemen Terancam
• 15 jam lalutvrinews.com
thumb
BNPB Catat Rentetan Banjir dan Cuaca Ekstrem Awal Januari, Jateng Paling Terdampak
• 6 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.