Banjir rendam Jalan Ahmad Yani Jakarta Pusat, polisi gunakan perahu karet antar warga terjangan genangan air, Minggu (18/1/2026) (Sumber: Tangkapan layar KompasTV)
JAKARTA, KOMPAS.TV - Banjir kembali melumpuhkan aktivitas warga di ruas Jalan Ahmad Yani, Jakarta Pusat, Minggu (18/1/2026). Air yang merendam badan jalan membuat jalur tersebut tidak dapat dilalui kendaraan maupun pejalan kaki.
Merespons kondisi itu, aparat kepolisian langsung bergerak cepat. Petugas dari Polsek Cempaka Putih dan Polres Metro Jakarta Pusat menurunkan perahu karet berukuran kecil untuk membantu mobilitas warga yang terjebak banjir, terutama mereka yang hendak berangkat bekerja.
Seperti dilaporkan jurnalis KompasTV Prasetyo, perahu-perahu tersebut dioperasikan secara manual, ditarik langsung oleh petugas menyusuri jalan yang berubah menjadi genangan air.
Sejak pagi hari, petugas kepolisian sudah berada di lokasi banjir. Sekitar 10 unit perahu karet disiagakan untuk mengangkut warga melintasi titik genangan terparah.
Baca Juga: Keluarga Korban ATR 42-500 yang Ditemukan Hancur di Gunung Bulusaraung Syok Dengar Kabar Penemuan
Perahu berkapasitas dua orang itu digunakan secara bergantian. Warga naik ke perahu, sementara petugas menariknya perlahan agar tetap stabil dan aman.
Jarak lintasan yang harus ditempuh tidak singkat. Perahu-perahu tersebut ditarik hingga hampir satu kilometer, mengikuti bentangan jalan yang seluruhnya tergenang air.
Warga Akui Sangat Terbantu
Sejumlah warga mengaku sangat terbantu dengan kehadiran perahu karet dari kepolisian. Upaya ini memungkinkan mereka tetap bisa menuju tempat tujuan tanpa harus berjalan menembus banjir atau merendam tubuh dan barang bawaan.
Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- banjir jakarta
- jalan ahmad yani
- banjir jakarta pusat
- perahu karet
- polisi bantu warga
- polsek cempaka putih




