JAKARTA, KOMPAS.com - Apa yang akan dibahas Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuannya dengan Perdana Menteri (PM) Inggris, Keir Starmer, dan Raja Charles III di London nanti?
Prabowo dan Keir Starmer akan membahas sejumlah kesepakatan strategis.
"Di London, Inggris, Presiden Prabowo akan bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer untuk membahas kesepakatan dalam beberapa kerja sama strategis, di antaranya dalam bidang ekonomi dan maritim,” tutur Teddy.
Baca juga: Prabowo ke Inggris Temui PM Keir Starmer dan Raja Charles III
Saat bertemu Raja Charles III nanti, Prabawo akan membahas soal lingkungan hidup. Prabowo juga akan bertemu tokoh dermawan.
“Selanjutnya, Presiden Prabowo akan mengadakan pertemuan dengan Raja Charles III, dengan salah satu agenda pembahasan terkait pelestarian alam dan lingkungan, serta konservasi gajah, bersama dengan sejumlah tokoh filantropi dunia lainnya," sambung Seskab Teddy menjelaskan agenda Presiden Prabowo,” kata Teddy.
Baca juga: Gibran Hadiri Pernikahan Sekretaris Pribadi Prabowo, Agung Surahman
Berangkat dari Halim Perdanakusuma
Pesawat yang ditumpangi Prabowo terbang dari Pangkalan Udara TNI AU (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, siang tadi.
Teddy yang mendampingi Presiden Prabowo dalam lawatan tersebut menjelaskan ada beberapa pertemuan yang akan dihadiri oleh Presiden RI di London.
Keberangkatan Presiden Prabowo ke London dilepas oleh sejumlah pejabat negara, di antaranya Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka beserta istrinya, Selvi Ananda, kemudian Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, dan Direktur Utama Garuda Indonesia Glenny Kairupan.
"Di Halim, Presiden Prabowo sempat mengadakan pertemuan dengan Wakil Ketua DPR RI Prof. Sufmi Dasco Ahmad terkait laporan perkembangan informasi terkini untuk selanjutnya terbang menuju London," ujar Seskab Teddy.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang