Jakarta (ANTARA) - Sebanyak empat rukun tetangga (RT) dan 18 ruas jalan di Jakarta Utara terendam banjir hingga Minggu siang akibat hujan deras di daerah itu sejak Sabtu malam(17/1) hingga Minggu pagi.
“Hingga pukul 11.00 WIB empat RT dan 18 ruas jalan terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Mohamad Yohan di Jakarta, Minggu.
Ia mengatakan satu RT di Kelurahan Ancol terendam banjir dengan ketinggian 25 sentimeter (cm) dan dua RT di Kelurahan Pademangan Barat terendam banjir dengan ketinggian 30 cm.
Kemudian satu RT di Kelurahan Kapuk Muara terendam banjir dengan ketinggian 30 cm.
“Banjir ini dipicu curah hujan yang tinggi,” katanya.
Ketinggian air tertinggi terjadi di Jalan Kampung Sepatan, Kelurahan Rorotan Cilincing sebesar 100 cm, diikuti Jalan Karang Bolong Raya, Ancol setinggi 70 cm.
Di Kecamatan Cilincing, sejumlah ruas jalan juga terendam banjir mulai dari Jalan Cakung Cilincing (20 cm), Jalan Kalibaru Barat 30 cm, Jalan Raya Cilincing Kalibaru 20 cm dan Jalan Babel TNI Rorotan 40 cm.
Kemudian, di Kecamatan Kelapa Gading, banjir rendam Jalan Boulevard Barat Depan Lotte Mart setinggi 15 cm, Jalan Boulevard Barat My Bank 20 cm dan Jalan Boulevard Utara 15 cm.
i Kecamatan Tanjung Priok Jalan Gaya Motor Raya di depan Kodim 0502 Jakarta Utara Kelurhan Sungai Bambu terendam banjir 50 cm.
Selanjutnya di Kecamatan Penjaringan banjir merendam Jalan Jembatan Tiga Raya 60 cm, Jalan Pluit Selatan Raya depan Kantor Kecamatan Penjaringan 25 cm, Jalan Pluit Raya delan Hotel JP Penjaringan 45 cm.
Kemudian, Jalan Tanah Merah Penjaringan 30 cm dan Jalan Muara Baru depan Apartemen Pluit Sea View 50 cm dan pintu Pelabuhan Nizam Zachman 50 cm.
Selanjutnya di Kecamatan Koja, Jalan Kramat Jaya depan Jakarta Islamic Center 10 cm dan Jalan Mangga Kelurahan Tugi 10 cm.
Ia mengatakan BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas.
“Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,” kata dia.
Baca juga: Imbas banjir, TransJakarta lakukan penyesuaian operasional
Baca juga: Imbas banjir, Polisi izinkan roda dua masuk Tol Wiyoto Wiyono
Baca juga: Imbas banjir di Tol Sedyatmo, Polisi alihkan sejumlah jalur
“Hingga pukul 11.00 WIB empat RT dan 18 ruas jalan terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Mohamad Yohan di Jakarta, Minggu.
Ia mengatakan satu RT di Kelurahan Ancol terendam banjir dengan ketinggian 25 sentimeter (cm) dan dua RT di Kelurahan Pademangan Barat terendam banjir dengan ketinggian 30 cm.
Kemudian satu RT di Kelurahan Kapuk Muara terendam banjir dengan ketinggian 30 cm.
“Banjir ini dipicu curah hujan yang tinggi,” katanya.
Ketinggian air tertinggi terjadi di Jalan Kampung Sepatan, Kelurahan Rorotan Cilincing sebesar 100 cm, diikuti Jalan Karang Bolong Raya, Ancol setinggi 70 cm.
Di Kecamatan Cilincing, sejumlah ruas jalan juga terendam banjir mulai dari Jalan Cakung Cilincing (20 cm), Jalan Kalibaru Barat 30 cm, Jalan Raya Cilincing Kalibaru 20 cm dan Jalan Babel TNI Rorotan 40 cm.
Kemudian, di Kecamatan Kelapa Gading, banjir rendam Jalan Boulevard Barat Depan Lotte Mart setinggi 15 cm, Jalan Boulevard Barat My Bank 20 cm dan Jalan Boulevard Utara 15 cm.
i Kecamatan Tanjung Priok Jalan Gaya Motor Raya di depan Kodim 0502 Jakarta Utara Kelurhan Sungai Bambu terendam banjir 50 cm.
Selanjutnya di Kecamatan Penjaringan banjir merendam Jalan Jembatan Tiga Raya 60 cm, Jalan Pluit Selatan Raya depan Kantor Kecamatan Penjaringan 25 cm, Jalan Pluit Raya delan Hotel JP Penjaringan 45 cm.
Kemudian, Jalan Tanah Merah Penjaringan 30 cm dan Jalan Muara Baru depan Apartemen Pluit Sea View 50 cm dan pintu Pelabuhan Nizam Zachman 50 cm.
Selanjutnya di Kecamatan Koja, Jalan Kramat Jaya depan Jakarta Islamic Center 10 cm dan Jalan Mangga Kelurahan Tugi 10 cm.
Ia mengatakan BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas.
“Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,” kata dia.
Baca juga: Imbas banjir, TransJakarta lakukan penyesuaian operasional
Baca juga: Imbas banjir, Polisi izinkan roda dua masuk Tol Wiyoto Wiyono
Baca juga: Imbas banjir di Tol Sedyatmo, Polisi alihkan sejumlah jalur




