TERUS meninggi dan meluasnya banjir di Pati, Jawa Tengah, menyebabkan sejumlah jalan antar kecamatan terendam air setinggi tiga puluh hingga delapan puluh sentimeter. Akibatnya, aktivitas warga dari sejumlah kecamatan menuju Kota Pati terganggu.
Banjir di Pati, Jawa Tengah, yang telah berlangsung selama 8 hari, hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda surut. Bahkan, di sejumlah wilayah, ketinggian air justru semakin meningkat. Selain merendam permukiman warga dan areal persawahan, banjir juga menggenangi sejumlah ruas jalan antar kecamatan dan kabupaten. Ketinggian air di badan jalan bervariasi, mulai dari tiga puluh hingga tujuh puluh sentimeter.
Seperti yang terjadi di ruas jalan Gabus–Pati, tepatnya di Desa Gempolsari. Jalan penghubung antar Kecamatan Gabus, Tambakromo, dan Winong menuju Kota Pati ini terendam banjir setinggi tiga puluh sentimeter. Meski demikian, sejumlah pengendara sepeda motor dan mobil nekat menerobos genangan banjir karena jarak tempuh yang lebih dekat.
Baca juga : Sejumlah Sungai Meluap dan Tanggul Jebol, Kabupaten Pati Dikepung Banjir
Selain itu, jalan alternatif dari Kecamatan Winong dan Pucakwangi menuju Kota Pati, tepatnya di Dukuh Jatisobo, juga terendam banjir setinggi enam puluh sentimeter. Akibatnya, akses penghubung sejumlah desa di Kecamatan Winong dan Pucakwangi menuju Kota Pati terputus dan tidak dapat dilalui kendaraan.
“Kalau lewat sini sudah tidak bisa sama sekali. Airnya tinggi, kendaraan sering mogok. Terpaksa harus mutar jauh,” kata Diyok, seorang warga setempat.
Sementara itu, jalan alternatif dari Pati Kota menuju Kecamatan Jakenan dan Pucakwangi, yang berada di Desa Sampang, Kecamatan Jakenan, juga ditutup sementara. Ruas jalan ini merupakan jalur alternatif antar kabupaten Pati–Rembang dan terendam banjir setinggi enam puluh sentimeter.
Tak hanya itu, jalan Kasiyan–Jekulo yang menjadi jalur alternatif dari Pati menuju Kudus melalui wilayah selatan, turut terendam banjir dengan ketinggian air mencapai tujuh puluh sentimeter. Jika hujan dengan intensitas tinggi masih terus mengguyur wilayah Pati dan sekitarnya, diperkirakan genangan banjir akan semakin meluas dan berpotensi merendam lebih banyak lagi jalan antarkecamatan. (H-2)




