Catat! Ini Pembagian Syarikah dan Jadwal Keberangkatan Jemaah Haji Indonesia 2026

mediaindonesia.com
11 jam lalu
Cover Berita

KEMENTERIAN Haji (Kemenhaj) dan Umrah RI telah menunjuk dua syarikah sebagai perusahaan penyedia layanan bagi jemaah haji reguler 2026. Kedua syarikah itu adalah Al Bait Guest dan Rakeen Mashariq Al Mutamayyizah. 

Pembagian syarikah dilakukan berdasarkan embarkasi guna memastikan layanan jemaah lebih terfokus dan terkoordinasi. 

Berikut ini pembagian tugas kedua syarikah berdasarkan asal embarkasi:
AL-BAIT GUESS (BTG) 

BATAM
PADANG
JAKARTA (PONDOK GEDE)
YOGYAKARTA
SURABAYA
BANJARMASIN
BALIKPAPAN
LOMBOK

Baca juga : Kemenhaj Beri Waktu Calon Jemaah Terdampak Bencana untuk Lunasi Bipih di Tahap 2


RAKEEN MASHARIQ (RKN)

ACEH
MEDAN
PALEMBANG
JAKARTA (BANTEN & BEKASI)
KERTAJATI
SOLO
MAKASSAR


Embarkasi dan Maskapai Penerbangan

Dalam penyelenggaraan haji 2026, ada 14 embarkasi dan debarkasi di seluruh Indonesia. 

Operasional penerbangan haji dilayani oleh PT Garuda Indonesia dan Saudia Airlines, dengan armada pesawat berbadan lebar seperti Boeing 777-300 dan Airbus A330. Kapasitas pesawat berkisar antara 360 hingga 445 penumpang per kloter, disesuaikan dengan embarkasi masing-masing.

Baca juga : Legislator Dorong Pemerintah Gencar Sosialisasi ke Calon Jemaah agar Segera Lunasi Bipih

Kloter pertama jemaah haji Indonesia akan diberangkatkan pada 22 April 2026, sementara kloter terakhir dijadwalkan berangkat pada 21 Mei 2026 sebagai closing date pemberangkatan.

Gelombang pertama berangkat melalui Bandara Madinah pada 22 April hingga 6 Mei 2026, sedangkan gelombang kedua melalui Bandara Jeddah pada 7 hingga 21 Mei 2026. 

"Pada 21 Mei pukul 24.00 Waktu Arab Saudi adalah closing date. Pemerintah Arab Saudi akan menutup seluruh pintu kedatangan visa haji," kata Kasub Direktorat Pengembangan Umrah Kemenhaj, Edayanti, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Sabtu (17/1).

Pergerakan Jemaah di Arab Saudi

Setibanya di Arab Saudi, jemaah gelombang pertama akan bergerak dari Madinah ke Makkah pada 1-15 Mei 2026, sedangkan jemaah gelombang kedua bergerak dari Bandara Jeddah menuju Makkah pada 7-21 Mei 2026. 

Puncak ibadah haji di Masya’ir dijadwalkan dimulai pada 25 Mei 2026 (8 Dzulhijjah) dengan pergerakan jemaah dari Makkah ke Arafah. Wukuf dilaksanakan pada 26 Mei 2026 (9 Dzulhijjah), disusul Iduladha pada 27 Mei dan rangkaian hari Tasyrik hingga 30 Mei 2026. 

Jadwal Pemulangan Jemaah

Fase pemulangan jemaah haji dimulai pada 1 Juni 2026 melalui Bandara Jeddah dan berakhir pada 30 Juni 2026 melalui Madinah. Pemulangan dibagi ke dalam dua gelombang, yakni 1-15 Juni melalui Jeddah dan 16-30 Juni melalui Madinah. 

Dengan skema operasional yang disusun secara terstruktur, Kementerian Haji dan Umrah RI berharap penyelenggaraan ibadah haji 2026 dapat berjalan lebih tertib, aman, dan memberikan pelayanan optimal bagi seluruh jemaah haji Indonesia.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
PPPK Dipastikan Dapat THR 2026, Begini Rumus Pehitungan Masa Kerja dan Gaji
• 13 jam lalufajar.co.id
thumb
Arsenal Ditahan Imbang Nottingham Forest Meski Dominan, Tetap Kokoh di Puncak Klasemen
• 17 jam lalupantau.com
thumb
Pemerintah kembangkan komoditas nanas di kawasan transmigrasi di Riau
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Jonatan Christie Kaget Bisa Lolos ke Final India Open 2026
• 21 jam lalugenpi.co
thumb
Saat Prabowo dan Jokowi Jadi Saksi Nikah Sekpri Presiden di TMII
• 10 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.