Badan-Ekor Pesawat ATR Sudah Ditemukan, Tim SAR Fokus Temukan Korban

cnbcindonesia.com
13 jam lalu
Cover Berita
Foto: Sejumlah potongan puing yang diduga Pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport ditemukan di puncak bulusaraung, Sabtu (17/1/2026). (Dok. Istimewa)

Jakarta, CNBC Indonesia - Tim pencarian dan pertolongan gabungan menemukan serpihan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan. Temuan ini membuat fokus operasi SAR kini diarahkan pada pencarian dan evakuasi korban dengan prioritas penyelamatan korban selamat.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar Muhammad Arif Anwar mengatakan, serpihan yang ditemukan meliputi bagian badan pesawat, ekor, dan jendela. Temuan tersebut terdeteksi pada Minggu pagi sekitar pukul 08.02 Wita.

"Tim SAR gabungan berhasil menemukan serpihan yang diyakini sebagai badan pesawat, ekor, dan jendela. Setelah ini, pencarian kami fokuskan pada korban," ujar Arif dalam konferensi pers, dikutip dari Detikcom, Minggu (18/1/2026).


Baca: Badan-Ekor Pesawat ATR 42-500 Ditemukan, Di Sini Lokasinya

Menurutnya, tim rescue telah diturunkan melalui jalur udara untuk mempercepat pencarian di area yang sulit dijangkau. "Yang kami utamakan adalah pencarian korban. Mudah-mudahan masih ada yang bisa dievakuasi dalam kondisi selamat," ujarnya menambahkan.

Operasi SAR dilakukan dengan pembagian satuan tugas darat dan udara. Total personel gabungan yang terlibat di lokasi mencapai sekitar 1.200 orang.

"Kami Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan membagi area pencarian ke dalam beberapa SRU dan titik penyapuan darat guna memastikan tidak ada korban yang terlewat," katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar Andi Sultan menjelaskan, operasi dimulai sejak pukul 06.15 Wita. Tim terbagi menjadi unit yang membawa drone dan unit pemantauan udara menggunakan helikopter.

"Sekitar pukul 07.46 Wita, kru helikopter melaporkan terlihat serpihan kecil berupa jendela pesawat. Selang beberapa menit kemudian, ditemukan bagian yang lebih besar yang diduga badan dan ekor pesawat di lereng," kata Andi Sultan.

Tim AJU kemudian dikerahkan menuju titik badan pesawat. Namun, medan yang terjal membuat keselamatan personel menjadi perhatian utama. "Aksesnya cukup terjal, jadi kami ukur faktor keselamatan sebelum evakuasi," ujarnya.

Basarnas berencana mengevakuasi serpihan melalui jalur pendakian yang dinilai lebih aman meski jaraknya lebih jauh. Hingga saat ini, operasi SAR masih berlangsung dengan fokus utama pada pencarian korban di sekitar lokasi jatuhnya pesawat.


(pgr/pgr)
Saksikan video di bawah ini:
Video: DJP Jamin Keamanan Data Coretax, Pecat Petugas Yang Melanggar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
AHY Sebut Penyebab Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Masih Diinvestigasi
• 9 jam laluidntimes.com
thumb
Kepaniteraan Tulang Punggung Keadilan
• 18 jam lalukompas.com
thumb
Kemensos Salurkan Bantuan Logistik ke Korban Banjir Pandeglang
• 17 jam laludetik.com
thumb
Menteri PPPA: Isra Miraj Momentum Penguatan Iman dan Akhlak dalam Keluarga
• 10 jam lalupantau.com
thumb
Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500 di Puncak Bulusaraung Terkendala Medan Terjal
• 12 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.