Pernyataan Kemenhaj Sumbar soal Warga Padang Naik Haji Jalan Kaki

republika.co.id
12 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenhaj) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) membenarkan seorang warga asal Kota Padang berjalan kaki ke Kota Makkah untuk menunaikan ibadah haji.

"Pertama, kita mengapresiasi antusias masyarakat untuk menunaikan ibadah haji walaupun dengan berjalan kaki," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kanwil Kemenhaj Sumbar M. Rifki di Kota Padang, Sabtu (18/1/2026).

Baca Juga
  • Menteri KKP Buka Suara Soal Tiga Pegawainya di Pesawat ATR 42-500 yang Hilang Kontak
  • Dilamar Gabung Partai Gema Bangsa, Sudirman Said Soroti Visi Partai
  • Dewan Perdamaian Gaza Resmi Diumumkan, Apa Itu? 9 Tanya Jawab Ini Menjawabnya

Hal tersebut disampaikan M. Rifki menanggapi seorang warga Kota Padang bernama M. Alif yang memulai keberangkatan ke tanah suci pada Jumat (16/1/2026) dari salah satu masjid di kota tersebut dengan berjalan kaki.

Rifki mengatakan warga yang berjalan kaki atau bersepeda ke tanah suci untuk menunaikan rukun islam kelima tersebut bukan lah yang baru. Sebelum haji dikelola Kemenhaj, Kementerian Agama beberapa kali menjumpai warga asal Indonesia melakukan yang sama.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Pada 2024 Rifki mengaku sempat bertemu dengan seorang jamaah asal Indonesia yang tiba di Arab Saudi menggunakan sepeda. Jamaah itu menghabiskan waktu selama sembilan bulan untuk bisa tiba di Arab Saudi. Sayangnya, kedatangan yang bersangkutan di tanah suci tidak bertepatan dengan musim haji 2024 sehingga hanya melaksanakan ibadah umrah.

Ia menegaskan dan mengingatkan setiap individu yang ingin melaksanakan ibadah haji, atau masuk ke Makkah secara mandiri agar tidak terjebak penipuan. Sebab, setiap orang yang ingin menunaikan ibadah haji wajib menggunakan visa haji.

"Yang perlu diingat adalah semua orang yang ingin masuk ke Arab Saudi harus menggunakan visa haji," ujarnya.

Terpisah, M. Alif seorang warga Kota Padang memulai perjalanannya dengan berjalan kaki dari Kota Padang ke Makkah pada Jumat (16/1/2026). Niat baik itu ia awali dari salah satu masjid di kawasan Pantai Padang.

"Insyaa Allah mau berangkat ibadah haji dari Padang menuju Makkah dengan berjalan kaki," kata dia di salah satu akun media sosial.

Alif menjelaskan niat baik untuk menunaikan ibadah haji dengan berjalan kaki dilatarbelakangi ingin mendapatkan haji yang mabrur dengan cara mujahadah, atau dengan cara berjalan kaki.

 

 

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
Advertisement

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Empat RT dan 18 Ruas Jalan di Jakarta Utara Terendam Banjir, BPBD Lakukan Penanganan Cepat
• 13 jam lalupantau.com
thumb
Pesawat ATR 42-500 ditemukan di puncak Bukit Bulusaraung
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Jaksa Banding Vonis 1,5 Tahun Eks Dirjen Kemenkeu di Kasus Jiwasraya
• 6 jam laluidntimes.com
thumb
Warga Amankan Pelaku Pembunuhan, Tanganya Diikat ke Belakang
• 12 jam lalurealita.co
thumb
Triv Ungkap Regulasi Jadi Kunci Industri Kripto
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.