jpnn.com - JAKARAT - Pernikahan Agung Surahman dengan Aulia Mahardiana Warsitoarti di Gedung Sasono Utomo, TMII, Jakarta, Minggu (18/1) boleh menyandang status istimewa.
Itu lantaran pernikahan Agung-Aulia dihadiri Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Ke-7 Joko Widodo (Jokowi).
BACA JUGA: Baru Deklarasi, Partai Gema Bangsa Dukung Prabowo Maju Pilpres 2029
Tak cuma hadir, Prabowo & Jokowi menjadi saksi.
Agung merupakan Sekretaris Pribadi Presiden Prabowo.
BACA JUGA: Petisi Ahli Beri Penghargaan kepada Jokowi Atas Jasa Memajukan Indonesia
Prabowo dan Jokowi duduk di sisi samping kanan dan kiri meja tempat berlangsungnya akad. Prabowo dan Jokowi sama-sama mengenakan jas beserta kopiah.
Prosesi ijab kabul, yang dipimpin oleh penghulu dari KUA Cipayung, Jakarta Timur berlangsung pukul 10.48 WIB, diawali dengan pembacaan ayat suci Al Qur'an dan nasihat pernikahan dari penghulu.
BACA JUGA: Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Ternyata Eggi Sudjana Kirim Surat Sebelum Kasusnya SP3
Kemudian, penghulu memulai prosesi ijab kabul bersama Agung Surahman. Ijab kabul terucap dengan satu tarikan napas.
Saksi, yakni Prabowo dan Jokowi lalu berbarengan mengucapkan sah.
Di lokasi pernikahan, sejumlah pejabat negara turut hadir dan mengikuti prosesi akad.
Pejabat-pejabat itu, di antaranya Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Wakil Menteri Sekretaris Negara Bambang Eko Suhariyanto, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, dan Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman Suryanagara.
Kemudian, ada pula Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro, Staf Khusus Presiden RI Bidang Komunikasi dan Analisis Kebijakan Dirgayuza Setiawan, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto.
Selanjutnya, Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko, Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin, KSP Muhammad Qodari, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan.
Kemudian, ada Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, Kepala BIN M. Herindra, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. (antara/jpnn)
Redaktur & Reporter : Mufthia Ridwan



