Pantau - Pemerintah Kota Chenzhou, Provinsi Hunan, China tengah, melakukan revitalisasi kawasan Wayaoping yang dikenal sebagai distrik bersejarah dengan arsitektur khas Dinasti Ming dan Qing.
Distrik ini mempertahankan ciri khas bangunan tradisional seperti atap genteng abu-abu dan dinding putih, menjadikannya salah satu simbol visual klasik dari sejarah arsitektur Tiongkok.
Kombinasi Pelestarian Sejarah dan Pengembangan EkonomiDalam beberapa tahun terakhir, pemerintah setempat merenovasi bangunan-bangunan tua dan merestorasi struktur budaya penting di kawasan Wayaoping.
Tak hanya itu, berbagai lini bisnis baru juga dibuka untuk menghidupkan kawasan ini, seperti penginapan homestay, restoran, dan lokakarya warisan budaya takbenda.
Kombinasi antara pelestarian sejarah dan pengembangan ekonomi tersebut menjadikan distrik Wayaoping sebagai destinasi wisata budaya yang juga berfungsi sebagai tempat rekreasi santai bagi pengunjung.
Tujuan Revitalisasi dan Respons WisatawanUpaya renovasi ini bertujuan menyuntikkan vitalitas baru agar kawasan bersejarah tersebut tetap hidup dan relevan di masa kini.
Kini, Wayaoping ramai dikunjungi wisatawan yang ingin merasakan nuansa klasik China serta menikmati warisan budaya lokal secara langsung.




/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F01%2F12%2Fec72bed198f511362451db0482bb850c-20260112TOK10.jpg)